Alarm, secara umum dapat dideskripsikan sebagai
sebuah bunyi peringatan atau pemberitahuan. Sangat janggal ketika beberapa
tahun lalu aku menemukan fakta bahwa orang-orang pada masa dark-ages menyewa ‘tukang
alarm’ untuk mengetuk jendela mereka dengan sebuah galah panjang supaya
tidak telat memulai rutinitas pagi mereka sebagai ya kalau bukan bangsawan
berarti petani, primitif sekali. Sementara di masa kini alarm sudah
dimodifikasi sedemikian rupa dengan berbagai model, bahkan ada yang akan
membuatmu mendonasikan uang dalam rekeningmu secara otomatis demi snooze 5
menit, alias mana ada orang yang mau beli barang merepotkan seperti itu.
Lupakan
semua penjelasan pembuka yang tak jelas itu, aku mengarahkan tanganku meraba
meja nakas yang berada tepat di samping kasurku. Aku hanya berusaha membuka
mataku yang masih menginginkan jatah tidur yang lebih banyak lagi. Sulit
dipercaya bahwa rutinitas pagiku berawal dari mematikan alarm handphone, tak seperti
biasanya.