Senin, 28 Maret 2016

UFO


Writer's note: UN~ Setelah ini saya akan vakum sampai Mei (walaupun vakum itu keadaan normal saya sih lol). Doakan yak. Diusahakan semua cerita saya tamat pada Juni. Anyway, maaf karena tulisan ini terbuat~ Ini kecelakaan.
Unfeel. That's how the needed feels felt: in the dark.
                Aku tak lagi yakin. Aku melihat pintu-pintu baru yang terbuka. Kemungkinan baru. Harapan baru. Karena itu, aku tak lagi yakin. Mereka membunuhku. (Aku yang sudah lama mati.) Maka ketika aku melihat pintu lain, jelas, aku membayangkan sebuah jalan lain untuk dibunuh. Hingga aku bisa membedakan pintu-pintu. Mana yang pintu benar dan mana yang pintu tidak benar. Aku membukanya satu-persatu sejak dulu. Mencari pencarian. Menghilangkan kehilangan. Membenarkan kebenaran. Menjahati kejahatan. Tapi entah kenapa mereka tak mau aku begitu. Mereka membunuhku di setiap pintu.
                Satuan waktu apa yang bisa kugunakan untuk menjelaskan? Tanyaku. Pada kalian. Karena tiap pintu berbeda waktu. Menyentuh. Menggerogoti. Memperdaya. Menjebak. Mungkin aku pernah terjebak selama satu abad? Atau satu milenium? Entahlah. Aku lupa! Tapi waktu yang ada di pintu-pintu itu memang tidak perlu diingat, ‘kan? Iya, ‘kan? Yang penting adalah pintunya! Pintu-pintu masa yang membawa kita (aku) ke jalan-jalan beku, atau gurun bersalju. Pintu-pintu yang disana (sudah kubilang,) aku dibunuh lagi dan lagi.
Minggu, 27 Maret 2016

KACAU


Tentang kacau yang indah bagai bunga,
Aku bercerita
Meski jiwaku terus memerintah
Selalu berkata: nikmatilah

Tapi nikmat apa? Kutanya
Lihatlah dunia yang tiada!
Aku hanya melihat kacau
Gelap dan kacau

Juga tawa jahat yang kini menjamur
Mengakar dan tumbuh subur
Mereka menyamar! Seolah penting
Padahal mereka penyebab genting

Tapi apa mereka pantas tertawa?
Mereka hanya lihat depan mereka!
Mereka tidak lihat tawa yang rahasia!
Dirahasiakan. Direncanakan.

Di sisi lain

Air mata habis. Tinggal darah
Ramah menghilang, jadi amarah
Mereka menyatu dengan kacau!
Mereka, kacau

Lucu.
Saling acuh?
Jelas jatuh!
Rapuh

Maka pada kacau yang lucu bagai bebek
Aku mengejek
Kita sama-sama kacau
Kenapa tak kacau sama-sama?

Kacau.

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator