Langit senja tergoreskan luka
Mengeluarkan simbol kesedihan
Dan juga doa membara
Yang dikabulkan oleh Yang Maha Esa
Sejak saat itu tak kutemui lagi mereka
Namun aku melihat banyak dari mereka
Berdoa kepada Yang Kuasa
"Mengapa?" Kata mereka
Malam itu
Kesedihan dan kebahagiaan seperti adonan
Awalnya tak satu
Tapi dapat membentuk suatu kesatuan
Namun bila dirasa
Mengapa pahit lebih berkuasa?
Kenyataan tak bisa disangka
Karena sebenarnya
Kesepian merajalela
0 comments:
Posting Komentar