Hai namaku Shabrina Azizah.Kalian bisa panggil aku Rina atau Zizah juga boleh kok.Aku sekolah diSMP Nusantara.Aku dibilang anak yang hebat loh sama ibuku tapi ada yang membuat ibu dan ayah ku kecewa soalnya aku nggak bisa MASAK.Kalo aku disuruh apapun aku sanggup kok tapi kalo udah berurusan sama dapur,SHIT.Nggak bisa apapun aku didapur nyalain komporpun aku nggak bisa,huh banget.
Pagi pun tiba aku harus bersiap-siap untuk pergi kesekolah.Setelah selesai siap-siap aku bergegas menuju meja makan untuk sarapan sudah ada ibu dan ayah ku disana.
"Pagi semua"sapaku sambil duduk dikursi untuk sarapan
"Pagi,Oh ya zah ibu mau tanya sama kamu?"tanya ibuku
"Apah bu?"jawabku dengan rasa agak penasaran,tumben banget sih ibu kaya gini.
"Em,,, kamu tuh cantik,pintar,baik,bisa segalanya tapi ibu bingung kenapa sih kamu nggak bisa masak,kan ibu maunya kamu jago masak"tanya ibuku dengan wajah yang sangat berharap agar aku bisa memasak.
Tiba-tiba aku tersedak saat menyantap roti.Langsung saja aku bergegas ke mobil untuk berangkat,kuhiraukan semua kata-kata ibuku tadi.
"Bu,Yah aku berangkat dulu,Assalamu'alaikum"jawabku dengan paniknya.
"Wa'alaikumsalam"jawab ibu dan ayahku dengan herannya sambil menggelengkan kepala.
Selama perjalanan aku memikirkan kata-kata ibu ku."Masak" kenapa sih aku nggak bisa masak.Sangking kepikiran aku sampai nggak nyadar kalo ternyata sudah sampai sekolah.
"Non,sudah sampai"tanya supirku yang membuat terhenti lamunanku.
"Oh sudah sampai yak pak"jawabku
"Iya Non"jawab supirku dengan ramah.
Disekolah aku masih kepikiran dengan kata-kata itu.Dikelas pun aku hanya diam bengong memikirkan hal itu.
Bel pun berbunyi aku pulang tapi aku masih teringat perkataan ibuku.
Sesampai dirumah aku ingin mencoba memasak sesuatu untuk menujukan kepada ibuku.Lalu aku bertekad untuk membuat makanan didapur.Aku memulai dengan mengambil bahan-bahan lalu menyalakan kompor(walau masih ada rasa takut).Setelah 6aku mengobrak-abrik dapur selesai sudah masakanku yang nggak tau deh apa rasanya.
"Huh akhirnya selesai juga buat ini masakan"dengan susah payahnya aku membuat itu.
Tak lama ibu ku pun pulang kebetulan ayahku sedang ada meeting jadi nggak pulang bareng ibuku deh,biasanya ibu ku selalu pulang bareng sama ayahku.Aku langsung membawa makananku yang dibuat dengan susah payah.
Aku berharap sih masakanku enak.
"Ibu mau kan mencicipi masakanku"tanyaku berharap dicicipi dan rasanya pun juga enak. "Ok mama dan papa coba ya"jawabnya sambil menyuap kan makanan ke dalam mulut.
Tak lama wajah mama pun berubah nggak tau deh apa rasanya.
"Gimana Mah?"tanyaku penasaran
"Ya ampun asin banget Zizah"
"Maaf aku ya mah"jawabku lemas ternyata rasa nya nggak seperti yang aku harapkan.
"nggak papa kok sayang namanya juga baru pertama kali masak"jawabnya sambil menghiburku
"maaf yak mah"jawabku sambil menangis.
Lalu mamaku memelukku dan menghapus air mataku dan berkata "Udahlah sayang ini juga kamu udah buat mama banggga jangan sedih ini adalah pelajaran untuk kamu untuk bisa masak yang lebih enak percaya deh sama ibu,kamu bisa kok masak lebih baik dari ini kamu kan hebat nanti ibuvakan ajarin kamu deh."katanya
"iya bu aku janji kok kalo aku mau belajar masak lagi"jawabku
Akhirnya aku pun tersenyum dan tertawa bersama ibuku.Aku janji aku akan mau belajar masak lagi.Aku akan buat ibu dan ayahku bangga.Aku yakin pasti akuvbisa memasak lebih baik dari ini.I LOVE YOU MOM.
Karina Oktavianti Putri
X IIS2
My First Cooking
0 comments:
Posting Komentar