Ketika mereka tertawa
Mereka tak mengubah
Ketika mereka terdiam
Mereka tak merasa
Semua rasa membentuk harapan
Semua diam membentuk tanya
Bila ini biasa, terlalu biasa
Salahkah mereka meresapi?
Rasa, rasa yg hadir tak terpaksa
Dan tak pernah memaksa
Mata mereka bertemu
Ada ribuan kalimat tertahan
Lalu, Mata mereka berpisah
Menyisakan mimpi sunyi gelap
Sedih pun tak tertahan
Kecewa tak mungkin terbendung
Mata mereka tak bertemu lagi
Kisah berakhir menjadi cerita
Si bisu menunggu si buta
Senin, 23 Februari 2015
SODRIEW - Part 1
Cerita ini hampir sebuah fiksi. Enjoy! :D Cerbung pertama nih! Diusahakan sebulan sekali keluarnya. Setiap tanggal 1. Comment, and don't hate! -Wana
Sabtu itu, mereka berkumpul lagi. Mengobrol lagi. Bercanda lagi. Ini sudah menjadi kebiasaan bagi mereka. Tanpa kumpul seperti ini selalu terasa ada yang kurang. Karena ketika mereka berkumpul, mereka merasakan sesuatu yang lebih. Sarah yang selalu jalan-jalan, Arief yang sedang bekerja, dan Awan yang jarang meninggalkan kamarnya pun datang. Mengorbankan waktunya, untuk bertemu Arsa yang tak pernah kembali.
Sabtu, 21 Februari 2015
Kata-kata
Dia hanya perempuan biasa, yang memiliki hidup biasa, dengan hati dan perasaan biasa. Dia sadar dirinya tak layak untuk kembali merasa. Dia bahkan tak ingin dirinya menjadi sama seperti yang lain. Dia hanya tau bahwa yang dia harus lakukan adalah ini. Tidak harus sama, menyerupai, atau mirip. Jika hanya sebatas tau aku begini dan kamu begitu, sudah cukup.
Jumat, 20 Februari 2015
Ini Saya
Ini saya..
Saya bukanlah dia, dia, dia, atau dia, dan dia, apalagi dia.
Mungkin saya kelihatan sama. Tetapi sesungguhnya saya berbeda..
Saya bukanlah dia, dia, dia, atau dia, dan dia, apalagi dia.
Mungkin saya kelihatan sama. Tetapi sesungguhnya saya berbeda..
Idiot
This is a cheesy and idiot
story at the same time..
Aku tidak tau mengapa aku
menyukai Dicky. Iya Dicky Bagus, teman sekelasku dikelas 11 SMA.
Parallel World
Katanya dunia ini mempunyai banyak kehidupan. Bukan
hanya kehidupan yang sedang kita rasakan sekarang, tetapi ada juga kehidupan
dari kehidupan lain yang tidak pernah kita ketahui dan mereka tidak mengetahui
adanya kehidupan kita.
Cukup membuat penasaran apalagi ketika para ilmuwan
berkata kalau kehidupan itu dinamakan flip
world atau dunia terbalik. Ada juga yang menyebutnya sebagai parallel world.
Aku cukup tidak mengerti mengenai itu semua. Aku hanya
menganggapnya sebagai hal mistis biasa yang tidak akan mungkin pernah terjadi
dihidupku yang membosankan ini. Membayangkan aku terbang kemasa lampau, ataupun
kedunia lain benar-benar terasa sangat mustahil kecuali aku sedang berada
dizaman Harry Potter, atau bisa jadi ketika aku salah satu sanak keluarganya
Jack Frost difilm The Rise Of Guadians. Atau yang lebih booming sekarang dengan
hallyu Korea mungkin dunia parallel bisa dirasakan ketika aku ikut beraksi
difilm Rooftop Prince yang datang dari masa lampau melewati dunia parallel kezaman
modern. Tetapi aku menyadari bahwa semuanya hanya fiksi belaka dan aku semakin
tidak percaya.
Topi Merah, Sepatu Jingga
Dia.. si topi merah sepatu jingga..
Mampu membuatku terpaku tak kuasa
Di sengatan sinar matahari yang menerpa..
Dia terlihat sangat sempurna
Wahai.. si topi merah sepatu jingga
Mengapa senyummu tampan bagai dewa
Mengapa auramu bagaikan berasal dari nirwana..
Membuatku terpana.. terpesona
Untuk si topi merah sepatu jingga
tolong lihatlah aku, sigadis biasa
yang memberanikan diri membuka hatinya..
dan berkata lantang, "aku mampu membuatmu bahagia.."
Depok, 16 Februari 2015
R.A
Minggu, 15 Februari 2015
Ego
"Kalau aku maunya seperti ini, bagaimana?"
"Apa tidak bisa dipikirkan lagi? Aku tidak bisa seperti ini."
"Aku pun tidak bisa seperti itu. Jika harus begitu, yasudah."
"Yasudah apa?"
Berharap
Pekat awan mengusik jiwa
Cerah langit mulai mengalah
Hujan deras hari itu,
Memaku ku diam menatap langit
Aku dan kamu sama
Kita, ciptaan Maha Pencipta
Walau mungkin diciptakan
Bukan untuk jadi kita
Harapan pun selalu ada
Manusia butuh itu
Apapun yang jadi tantangan
Aku tetap disini, menunggu mu
Wahai Sang Maha Cinta
Sampaikan pesan ini padanya
Cinta tak harus memiliki,
Untuk mengenal kata setia
Cerah langit mulai mengalah
Hujan deras hari itu,
Memaku ku diam menatap langit
Aku dan kamu sama
Kita, ciptaan Maha Pencipta
Walau mungkin diciptakan
Bukan untuk jadi kita
Harapan pun selalu ada
Manusia butuh itu
Apapun yang jadi tantangan
Aku tetap disini, menunggu mu
Wahai Sang Maha Cinta
Sampaikan pesan ini padanya
Cinta tak harus memiliki,
Untuk mengenal kata setia
Kamis, 12 Februari 2015
Eksistensi
Kadang aku merasa aneh tentang eksistensi
Merasa ada dan aku yakin, tapi juga terasa tiada
Melihat keramaian yang kesepian
Mendengar yang bicara meskipun diam
Melihat orang menyentuh dari jauh
Dari kekosongan, bahkan
Eksistensi itu keberadaan kan?
Maka bagaimana dengan keadaan?
Maksudku, dimana dan kapan?
Bagaimana, dan sampai kapan?
Karena jujur saja aku tak pernah mengerti
Eksistensi dan semua ini selalu saja begini
Aku ada atau tidak? Kita palsu atau asli? dan
Kita bersama, atau sendiri?
Eksistensi itu keberadaan kan?
Karena jujur saja, aku merasa tidak berada
Aku merasa kalian tidak berada
Aku merasa sendiri dalam ketidakberadaanku.
Jadi kutanya saja: apa eksistensi itu ada?
Merasa ada dan aku yakin, tapi juga terasa tiada
Melihat keramaian yang kesepian
Mendengar yang bicara meskipun diam
Melihat orang menyentuh dari jauh
Dari kekosongan, bahkan
Eksistensi itu keberadaan kan?
Maka bagaimana dengan keadaan?
Maksudku, dimana dan kapan?
Bagaimana, dan sampai kapan?
Karena jujur saja aku tak pernah mengerti
Eksistensi dan semua ini selalu saja begini
Aku ada atau tidak? Kita palsu atau asli? dan
Kita bersama, atau sendiri?
Eksistensi itu keberadaan kan?
Karena jujur saja, aku merasa tidak berada
Aku merasa kalian tidak berada
Aku merasa sendiri dalam ketidakberadaanku.
Jadi kutanya saja: apa eksistensi itu ada?
Selasa, 10 Februari 2015
Dialog di Suatu Senja
“Bir,
kita sama-sama tau kalau kita gak mungkin menang.” Kataku jujur. Karena,
melihat semua persiapan yang kurang ini, siapapun bisa menebak bagaimana
hasilnya.