Keris, seorang siswa SMAN 3 Depok
adalah seorang penyendiri yang tertarik pada hal-hal yang abnormal. Dia sering
pergi ke tempat-tempat yang tidak biasa dikunjungi untuk mencari apakah ada
hal-hal yang tidak biasa. Lalu suatu hari, ketika ia sedang berjalan-jalan di
GDC, ia masuk ke suatu tanah kosong dan menemukan sebuah kain di suatu tempat
yang tersembunyi. Di dalam kain itu terdapat sebuah kertas tua yang membungkus
sebuah batu. Di kertas itu terdapat tulisan Bahasa Indonesia tempo dulu dan
gambar-gambar.
Ternyata apa yang ditemukan Keris
adalah rahasia besar dunia. Bahwa dunia ini dijaga oleh 4 orang yang memiliki
kekuatan super. Mereka adalah Ardi dengan kekuatan mengendalikan tanah, Aira
dengan kekuatan mengendalikan angin dan udara, Hanif dengan kekuatan
mengendalikan air, dan Lintang dengan kekuatan mengendalikan api. Awal
keberadaan mereka tidak diketahui, namun mereka selalu tinggal di Depok sejak
zaman dahulu.
Keris
merasa penasaran dan mencoba mencari-cari informasi tentang mereka berempat.
Dia pun mendapatkan informasi tentang Aira. Aira adalah seorang perempuan yang
tinggal di ... . Keris pun langsung mendatangi kediamannya. Disana Keris
menjelaskan tentang apa yang dia temukan. Aira pun menyambut hangat Keris dan
berteman dengannya.
Aira
menceritakan tentang para pelindung bumi. Kalau mereka akan terus berwajah
seperti anak SMA, dan memiliki kekuatan untuk memanipulasi ingatan orang-orang
agar mereka tidak curiga. Dan memberitahukan Keris tentang karakter-karakter
mereka yaitu: Ardi adalah orang yang biasa-biasa saja, Hanif adalah orang yang
berisik dan Lintar adalah orang yang sok dan sombong. Keris pun meminta untuk
bertemu dengan mereka karena kagum.
Setelah
dibujuk oleh Keris, Aira pun mengundang seluruh pelindung bumi untuk reuni.
Keris berharap dia bisa akrab dengan mereka semua, namun ternyata tidak. Mereka
tidak terima keberadaan Keris dan mencoba menghilangkan ingatannya namun tidak
mampu. Disana Lintar pun marah-marah kepada Aira karena telah memanggilnya karena
alasan sepele dan langsung pulang. Mereka pun kembali pulang.
Keris
sangat sedih, namun Aira menyemangatinya. Setelah disemangati oleh Aira, Keris
pulang ke rumahnya. Namun di tengah jalan, Lintar menghampiri Keris. Dia
menyuruh Keris untuk menjauhi mereka semua dan tidak memberi tahu orang-orang
tentang keberadaan pelindung bumi. Kalau tidak, Lintar akan menghapus ingatan
semua orang tentang Keris dengan kekuatan manipulasi ingatannya. Keris pun
merasa sangat tertekan.
Setelah
mengalami perasaan tertekan itu, Keris bermimpi dia melihat bumi. Setelah
bangun, Keris hidup sebagaimana biasanya. Dia sudah tidak menghubungi Aira
lagi. Namun Keris merasakan keanehan pada tubuhnya. Dia merasa seluruh indranya
telah dipertajam. Tubuhnya pun menjadi kebal dan ringan, dan otaknya menjadi
jauh lebih cerdas. Sampai pada suatu hari, dia menyadari kalau dia memiliki
kekuatan: mengendalikan cahaya. Yang tidak dimiliki oleh pelindung bumi
lainnya.
Setelah
dia menyadari ini, Keris langsung menghubungi Aira. Mereka berdua kegirangan.
Keris berharap dengan ini dia bisa bergabung dengan para pelindung bumi dan
merubah pikiran Lintar. Tapi ternyata sebaliknya. Para pelindung bumi merasa
terancam dengan keberadaan Keris dan malah mencoba memusnahkannya. Lintar yang
memulai.
Keris
mencoba untuk mempertahankan dirinya secara refleks mengeluarkan kekuatannya.
Kali ini cahaya hitam. Dengan jurus tadi, Keris berhasil menjatuhkan semua
pelindung bumi yang menyerangnya. Keris tertawa, air mata turun dari matanya.
Dia menyukai kekuatannya dan membenci para pelindung bumi. Berpikir kalau
mereka egois. Keris pun menyuruh Aira untuk tidak berurusan dengan para
pelindung bumi lainnya kalau tidak mau terluka. Keris pun menantang para
pelindung bumi untuk duel 3 lawan 1. Dia tak mau melawan Aira. Tempatnya di ...
. Satu minggu dari saat itu.
Sejak
itu, setiap harinya, Keris mencoba kekuatan apa saja yang dia punya. Dia
mencoba teleport, terbang, pukulan super, dan pengendalian cahaya. Selama
seminggu itu, Aira hampir setiap hari membujuk Keris maupun 3 pelindung bumi
lainnya untuk berdamai, namun diabaikan. Mereka tidak mau. Lintar malah
membentak Aira, Keris malah kabur. Ardi pun pernah mengajak Keris untuk
negosiasi, namun dia malah diserang.
Di hari
perjanjian, Keris dan 3 pelindung bumi itu pun bertarung. Mereka melakukan
serangan dengan kekuatan mereka masing-masing. Aira tidak datang ke pertarungan
itu. Dia tidak mau melihatnya. Kekuatan keris masih lebih unggul dari gabungan
ketiga pelindung bumi itu. Cahaya putih keris bisa menyerap dan cahaya hitam
bisa mementalkan.
Langit pun menjadi gelap seakan
mau badai. Cahaya Keris terlihat seperti petir. Saat Aira melihat itu, dia
langsung berlari mendatangi tempat pertarungan itu. Saat itu pertarungan sudah
mau selesai. Keris sudah mau melancarkan serangan terakhirnya. Cahaya hitam di
tangan kanannya dan cahaya putih di tangan kirinya disatukan menjadi sebuah
bola kecil. Semua pelindung bumi sudah pasrah. Namun ketika itu, Aira
meneriakkan nama Keris, memanggilnya.
Keris pun kaget. Dia langsung
menghentikan serangannya dan melihat ke arah Aira. Saat Keris lengah, para
pelindung bumi pun melancarkan serangannya dengan cepat. Serangan dari 3 elemen
yang disatukan, tepat mengincar keris. Serangan pun kena. Setelah serangannya
habis, barulah diketahui kalau Aira telah berteleport tepat di depan Keris
untuk melindunginya dari serangan itu. Aira percaya kalau Keris adalah orang
baik.
Setelah itu, Keris menangis. Dia
kecewa dengan dirinya sendiri. Dia memikirkan hal baik apa yang seharusnya dia
jadi. Keris pun menerima kalau dia harus dimusnahkan, namun meminta untuk
diberikan waktu untuk menyerap rasa sakit Aira. Aira sama sekali tidak terluka,
namun rasa sakitnya pasti terasa. Dan Keris menyerap semuanya. Cahaya dari
jurus Keris sangat terang. Setelah cahaya itu hilang, Keris terbangun dari
tidurnya. Dia melupakan semua tentang Para Pelindung Bumi.
Ternyata, setelah Keris
menyembuhkan luka Aira, Keris kehilangan kesadaran. Keempat pelindung bumi pun
menyatukan kekuatan untuk menghilangkan kekuatan dan ingatan keris. Mereka pun
melenyapkan semua kertas ataupun tanda-tanda yang memberitahukan keberadaan
mereka. Cerita ini berakhir dengan para pelindung bumi melihat Keris mencari
hal-hal aneh dari kejauhan. Dan tidak ada lagi kesombongan pada mereka.
Kenapa mereka dari Depok? Karena
kita orang Depok.

0 comments:
Posting Komentar