Senin, 24 Februari 2014

Cerpen si Fikri - Alone Liliffe


PARA PELINDUNG BUMI

Keris, seorang siswa SMAN 3 Depok adalah seorang penyendiri yang tertarik pada hal-hal yang abnormal. Dia sering pergi ke tempat-tempat yang tidak biasa dikunjungi untuk mencari apakah ada hal-hal yang tidak biasa. Lalu suatu hari, ketika ia sedang berjalan-jalan di GDC, ia masuk ke suatu tanah kosong dan menemukan sebuah kain di suatu tempat yang tersembunyi. Di dalam kain itu terdapat sebuah kertas tua yang membungkus sebuah batu. Di kertas itu terdapat tulisan Bahasa Indonesia tempo dulu dan gambar-gambar.
                Ternyata apa yang ditemukan Keris adalah rahasia besar dunia. Bahwa dunia ini dijaga oleh 4 orang yang memiliki kekuatan super. Mereka adalah Ardi dengan kekuatan mengendalikan tanah, Aira dengan kekuatan mengendalikan angin dan udara, Hanif dengan kekuatan mengendalikan air, dan Lintang dengan kekuatan mengendalikan api. Awal keberadaan mereka tidak diketahui, namun mereka selalu tinggal di Depok sejak zaman dahulu.
                Keris merasa penasaran dan mencoba mencari-cari informasi tentang mereka berempat. Dia pun mendapatkan informasi tentang Aira. Aira adalah seorang perempuan yang tinggal di ... . Keris pun langsung mendatangi kediamannya. Disana Keris menjelaskan tentang apa yang dia temukan. Aira pun menyambut hangat Keris dan berteman dengannya.
                Aira menceritakan tentang para pelindung bumi. Kalau mereka akan terus berwajah seperti anak SMA, dan memiliki kekuatan untuk memanipulasi ingatan orang-orang agar mereka tidak curiga. Dan memberitahukan Keris tentang karakter-karakter mereka yaitu: Ardi adalah orang yang biasa-biasa saja, Hanif adalah orang yang berisik dan Lintar adalah orang yang sok dan sombong. Keris pun meminta untuk bertemu dengan mereka karena kagum.
                Setelah dibujuk oleh Keris, Aira pun mengundang seluruh pelindung bumi untuk reuni. Keris berharap dia bisa akrab dengan mereka semua, namun ternyata tidak. Mereka tidak terima keberadaan Keris dan mencoba menghilangkan ingatannya namun tidak mampu. Disana Lintar pun marah-marah kepada Aira karena telah memanggilnya karena alasan sepele dan langsung pulang. Mereka pun kembali pulang.
                Keris sangat sedih, namun Aira menyemangatinya. Setelah disemangati oleh Aira, Keris pulang ke rumahnya. Namun di tengah jalan, Lintar menghampiri Keris. Dia menyuruh Keris untuk menjauhi mereka semua dan tidak memberi tahu orang-orang tentang keberadaan pelindung bumi. Kalau tidak, Lintar akan menghapus ingatan semua orang tentang Keris dengan kekuatan manipulasi ingatannya. Keris pun merasa sangat tertekan.
                Setelah mengalami perasaan tertekan itu, Keris bermimpi dia melihat bumi. Setelah bangun, Keris hidup sebagaimana biasanya. Dia sudah tidak menghubungi Aira lagi. Namun Keris merasakan keanehan pada tubuhnya. Dia merasa seluruh indranya telah dipertajam. Tubuhnya pun menjadi kebal dan ringan, dan otaknya menjadi jauh lebih cerdas. Sampai pada suatu hari, dia menyadari kalau dia memiliki kekuatan: mengendalikan cahaya. Yang tidak dimiliki oleh pelindung bumi lainnya.
                Setelah dia menyadari ini, Keris langsung menghubungi Aira. Mereka berdua kegirangan. Keris berharap dengan ini dia bisa bergabung dengan para pelindung bumi dan merubah pikiran Lintar. Tapi ternyata sebaliknya. Para pelindung bumi merasa terancam dengan keberadaan Keris dan malah mencoba memusnahkannya. Lintar yang memulai.
                Keris mencoba untuk mempertahankan dirinya secara refleks mengeluarkan kekuatannya. Kali ini cahaya hitam. Dengan jurus tadi, Keris berhasil menjatuhkan semua pelindung bumi yang menyerangnya. Keris tertawa, air mata turun dari matanya. Dia menyukai kekuatannya dan membenci para pelindung bumi. Berpikir kalau mereka egois. Keris pun menyuruh Aira untuk tidak berurusan dengan para pelindung bumi lainnya kalau tidak mau terluka. Keris pun menantang para pelindung bumi untuk duel 3 lawan 1. Dia tak mau melawan Aira. Tempatnya di ... . Satu minggu dari saat itu.
                Sejak itu, setiap harinya, Keris mencoba kekuatan apa saja yang dia punya. Dia mencoba teleport, terbang, pukulan super, dan pengendalian cahaya. Selama seminggu itu, Aira hampir setiap hari membujuk Keris maupun 3 pelindung bumi lainnya untuk berdamai, namun diabaikan. Mereka tidak mau. Lintar malah membentak Aira, Keris malah kabur. Ardi pun pernah mengajak Keris untuk negosiasi, namun dia malah diserang.
                Di hari perjanjian, Keris dan 3 pelindung bumi itu pun bertarung. Mereka melakukan serangan dengan kekuatan mereka masing-masing. Aira tidak datang ke pertarungan itu. Dia tidak mau melihatnya. Kekuatan keris masih lebih unggul dari gabungan ketiga pelindung bumi itu. Cahaya putih keris bisa menyerap dan cahaya hitam bisa mementalkan.
Langit pun menjadi gelap seakan mau badai. Cahaya Keris terlihat seperti petir. Saat Aira melihat itu, dia langsung berlari mendatangi tempat pertarungan itu. Saat itu pertarungan sudah mau selesai. Keris sudah mau melancarkan serangan terakhirnya. Cahaya hitam di tangan kanannya dan cahaya putih di tangan kirinya disatukan menjadi sebuah bola kecil. Semua pelindung bumi sudah pasrah. Namun ketika itu, Aira meneriakkan nama Keris, memanggilnya.
Keris pun kaget. Dia langsung menghentikan serangannya dan melihat ke arah Aira. Saat Keris lengah, para pelindung bumi pun melancarkan serangannya dengan cepat. Serangan dari 3 elemen yang disatukan, tepat mengincar keris. Serangan pun kena. Setelah serangannya habis, barulah diketahui kalau Aira telah berteleport tepat di depan Keris untuk melindunginya dari serangan itu. Aira percaya kalau Keris adalah orang baik.
Setelah itu, Keris menangis. Dia kecewa dengan dirinya sendiri. Dia memikirkan hal baik apa yang seharusnya dia jadi. Keris pun menerima kalau dia harus dimusnahkan, namun meminta untuk diberikan waktu untuk menyerap rasa sakit Aira. Aira sama sekali tidak terluka, namun rasa sakitnya pasti terasa. Dan Keris menyerap semuanya. Cahaya dari jurus Keris sangat terang. Setelah cahaya itu hilang, Keris terbangun dari tidurnya. Dia melupakan semua tentang Para Pelindung Bumi.
Ternyata, setelah Keris menyembuhkan luka Aira, Keris kehilangan kesadaran. Keempat pelindung bumi pun menyatukan kekuatan untuk menghilangkan kekuatan dan ingatan keris. Mereka pun melenyapkan semua kertas ataupun tanda-tanda yang memberitahukan keberadaan mereka. Cerita ini berakhir dengan para pelindung bumi melihat Keris mencari hal-hal aneh dari kejauhan. Dan tidak ada lagi kesombongan pada mereka.

Kenapa mereka dari Depok? Karena kita orang Depok.

0 comments:

Posting Komentar

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator