Senin, 03 Maret 2014

KEMENANGAN KEBAHAGIAAN


Menang Kalah

Aku selalu berusaha juara
Mencapai cita dan mengalahkan dunia
Berpegang teguh pada prinsip
Manusia kalah manusia tamat

Kemudian sesuatu berubah
Aku bertemu manusia-manusia beda
Ini gila atau gila
Aku iri dengan mereka

Hari ini aku sadar
Kekalahan, kemenangan, fana
Kebahagiaan yang sejati
Kebahagiaan impian

KEBAHAGIAAN
Ya kebahagiaan itu yang ku cari
Aku dapat melihatnya jelas
Sobat yang penuh kebahagiaan

Terserah jadi apapun aku
Terserah aku menang atau kalah
Ketika rasa bahagia itu datang
Aku tahu, Aku telah MENANG !!!!



Disetiap perjalanan aku belajar banyak. Belajar bagaimana berjuang, belajar bagaimana merelakan, belajar rasanya sabar, bahkan belajar untuk tetap hidup. Saat itu, aku bisa melihat bagaiamana seseorang bisa tamat begitu saja karena sebuah kekalahan. Mereka yang berjuang untuk orang tua, mempunyai niat baik dan bahkan merelakan sesuatu tetap saja kalah. Aku takut akan kekalahan , aku takut akan akhir, aku takut tak berarti, aku takut semuanya.
Aku mempunyai banyak teman dari pulau Sumatera sampai pulau Papua. Mereka semua luar biasa. Pahit yang paling pahit adalah saat aku meninggalkan teman di pulau Sumatera. Mungkin karena saat itu aku sudah sedikit dewasa dan mengerti arti persahabatan. Semenjak saat itu, Aku mulai takut untuk bersahabat. Takut untuk merelakan perpisahan.
Sampailah aku disini, di pulau paling modern. Aku punya banyak harapan disini, terutama harapan pendidikan. Ini bukan berarti pendidikan disana kurang berkualitas, tapi aku yang coba untuk belajar mandiri. Hidup sendiri, belajar sendiri dan akhirnya pun sukses sendiri.
Tiba-tiba aku bertemu kalian. Sekelompok teman yang benar-benar gila. Kalian mau mengikuti kelompok kecil kami yang sebenarnya terlalu banyak “ngoceh” dan berhalusinasi. Dan tak kusangka bahkan karya kita sudah sampai sebanyak ini. Walaupun sederhana namun kita telah membuat sebuah karya luar biasa. Berangkat dari kemauan dan kerja keras (walaupun sebenarnya malas-malasan) , kita  berhasil membuat sesuatu. Sekarang tinggal kita yang menentukan, apakah kita akan LANJUT atau MELEPASKAN semua.
Terima kasih buat inspirasi yang kalian berikan. Kalian buat aku sadar bahwa kemenangan tak selalu diraih dengan juara ataupun kepintaran. Kekalahan juga bukan hanya karena kita tidak mendapatkan juara. Kemenangan sejati diraih saat kita merasakan Kebahagiaan. Mereka yang diawal cerita mendapatkan kekalahan bukan berarti mereka bodoh. Mereka hanya kehilangan arah dalam berjuang. Mereka mengejar sesuatu yang ternyata tidak mereka impikan. Mereka mengejar kebahagiaan untuk keluarga mereka, orang tua dan masyarakat namun melupakan kebahagiaan mereka sendiri. Aku tidak ingin seperti itu. Aku tidak ingin kalah dengan cara begitu.
Tidak lama ini, aku mendapatkan sesuatu yang menyejukkan hati. Papa, sekaligus seseorang yang ingin ku bahagiakan mengatakan satu hal yang takkan pernah kulupa.
“Kejarlah apa yang menjadi ambisi abang. Jadilah diri abang sendiri dengan kebahagiaan yang abang raih. Anak yang baik adalah anak yang bisa membanggakan orang tua. Namun abang harus tahu, orang tua yang baik adalah orang tua yang mendidik anaknya hingga dia bahagia dan bisa hidup sendiri. Mungkin abang sekarang belajar bagaimana hidup sendiri, tapi nanti ketika mengejar kebahagiaan, papa ingin abang mengejar ambisi abang, bukan ambisi orang lain. Tidak ada yang tahu kemampuan diri kita selain kita sendiri. Jadi, abang bebas kok memilih mau jadi apa abang nanti. Asalkan tidak merugikan orang lain dan tidak melakukan kriminal. “
Beberapa kalimat itu akan selalu kuingat seumur hidup. Aku bebas jadi apapun yang aku mau. Aku bebas jadi diriku sendiri. Aku semakin yakin, kemenangan yang akan kuraih adalah kebahagiaan. Terima kasih untuk inspirasi nya sobat. Semoga dengan waktu yang kita punya, kita bisa sama-sama belajar dan berjuang untuk mencapai kebahagiaan itu. Kebahagiaan yang akan membimbing kita kepada Kemenangan.                                     

Written by Spensa 

0 comments:

Posting Komentar

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator