Kamis, 06 Maret 2014

Thrt(y)n


1. Eins.
"Dheaaa. Sini cepet aku mau kasih tau sesuatu" teriak Nifah. Belum sempat aku menaruh semua barang-barangku Nifah langsung menarikku. Dengan agak memaksa aku berlari dan masuk ke rumah untuk meletakkan semuanya. Baru beberapa menit Nifah sudah berteriak-teriak lagi. Dengan cepat aku keluar karena juga penasaran dengan apa yang ingin sahabatnya katakan. Dengan cepat Nifah menceritakan semuanya. Sebenarnya aku pun tidak terlalu percaya dengan semuanya. "Ada seorang temanku yang sepertinya menyukaimu. Dia melihatmu bersamaku di foto yang ada di hp-ku" terang Nifah. "Aku tidak percaya denganmu. Kau kan sering menjahiliku. Aku yakin itu salah satu dari keisengan kau saja." jawab Dhea. Tapi raut muka Nifah tidak menunjukkan bahwa dia sedang menjahili orang. Dhea bertanya dalam hati "apa iya? Selama ini kan tidak ada yang menyukaiku dan aku ta suka dengan siapapun".

Tak lama tiga anak laki-laki keluar dari rumah Nifah. Dan salah satu diatara mereka tersenyum padaku, padahal aku sendiri tak kenal siapa mereka.Memang dhea adalah seorang yang cuek dan tidak pernah tau tentang Cinta.Pribadinya yang jenius dan agak kutu buku membuat dia lebih suka dirumah dibandingkan di luar.
"Oiya, hampir lupa kalau aku masih ada ulangan untuk besok dan aku harus belajar, aku tidak ingin mendapatkan nilai yang buruk nantinya" Jawabku.
Dan akhirnya aku pun masuk ke dalam rumahku tanpa menghiraukan apapun. Mungkin Nifah akan memakluminya karena sifatku yang seperti ini.

Disekolah Aku mengerjakan ujianku dengan seperti biasa, mungkin fikiranku agak terganggu sedikit. Tapi itu tidak menghalangi pekerjaanku. Sangat penting bagiku ujian ini karena ini menentukkan apakah aku layak naik atau tidak? Hari itu mata pelajaran yang diujiankan hanyalah matematika saja jadi aku pun bisa pulang lebih awal.Sesampainya dirumah aku melihat ketiga anak itu datang lagi kerumah Nifah. Tapi ku tidak begitu menghirauknnya. Lalu aku melihat seorang temanku, ya itu Daphne. Dia temanku yang sudah lama pindah. Tidak mau kehilangan kesempatan aku meminta izin untuk bermain sebentar sampai akhirnya semua pulang, termasuk ketiga teman Nifah tadi.

Tak terasa ujian telah berakhir, hari dimana kita harus berjuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Aku yakin kejujuran lebih berharga dari segalanya, dan apabila kita jujur apapun itu Tuhan pasti akan membantu kita, iya bukan? Percaya dirilah;)

Hari sabtu tiba, seperti biasa aku bermain dengan Nifah didepan rumah. Tapi aku tidak untuk satnight seperti yang lain. Kami hanya bermain karena kami tidak peduli dengan satnight. Satnight hanyalah bisa-bisanya anak muda membuat suatu kata yang gaul menurut mereka.
Saat kami bermain Nifah bertanya padaku "Bolehkah aku meminta pin mu? Tapi bukan untukku, tapi untuk Aldo"
"Aldo? Siapa? Temanmu? Yang kemarin datang kerumahmu itu?" tanyaku
"Ya, jika kau tidak mau tak apa, nanti akan aku kasih tau dia" Jawab Nifah
"Tak apa. Lumayan buat nambah contact haha" candaku
Ternyata benar, beberapa menit setelah itu ada New BBM invite dan itu dari Aldo. Sejak itu kami sering chat dan kami menjadi teman baik. Mungkin hanya teman baik karena aku tahu dia sudah punya pacar. Sekian lama, mungkin kami tidak pernah bertemu tapi kami selalu berhubungan lewat jejaring sosial sampai sampai aku merasakan yang namanya.. Cinta. Ya, dia cinta pertamaku. Dan aku harap dia bisa menjadi yang terakhir, tapi entah apa yang terjadi nantinya. Mungkin orang banyak berkata Cinta pertama ga akan pernah tercapai, tapi itu hanyalah "kata orang" dan aku lebih percaya dengan apa yang sesungguhnya terjadi bukan hanya sekedar pembicaraan dari mulut ke mulut.

Setelah sekian lama kami berhubungan di jejaring sosial itu kami sempat bertemu kembali. Saat itu sekolahku sedang mengadakan perpisahan dan aku menjadi bagian dalam acara tersebut. Ternyata Aldo datang dengan kedua temannya dan Nifah, mereka berempat datang untuk menungguku selesai acara.
"Ddrrtt" hp-ku bergetar. Ternyata itu sebuah pesan dari Nifah.

Hey aku didepan gedung acaramu ya. Aku juga bersama Aldo dan dua orang lainnya. Aku tunggu, sampai jumpa

Begitulah isi pesan tersebut. "Dua orang? Siapa ya? Oh mungkin temannya Aldo yang namanya Kemal dan Dira yang Aldo ceritakan kemarin" pikirku. Baiklah tak apa walaupun sebenarnya sungguh sangat tak enak membuat orang lain menunggu. Sebuah pesan ternyata masuk lagi dan tetap dari Nifah

Keluarlah sebentar aku ingin memberimu sesuatu tapi bukan dariku ini dati Aldo haha. Kau kira pasti dari ku kaaann? Haha keluarlah sebentar

"Apakah benar? Apa itu? Apa benar dia serius membelikanku? Aku kan hanya bercanda. Aah.. Betapa baiknya dia? Sungguh beruntung mempunyai pacar sepertinya. Khayalanku ini mengapa sampai segitunya" pikirku lagi.
Tak lama aku keluar bersama temanku Fathia untuk mengambil barang itu. Dan kau tau apa? Sebuah buku yang sangat aku suka, The Diary Of Amos Lee 2 buku yang sedari dulu aku inginkan.

Acara pun selesai aku pulang bersama Nifah, Aldo dan yang lain. Tadinya aku tidak ingin karena aku sangat malu. Dan ternyata benar kenerveous-an aku memuatku menabrak bagian atas mobil ketika ingin masuk. Itu membuat aku malu dan temanku Nifah tertawa-tawa, untungnya Aldo dan yang lain tidak melihatnya. Sungguh memalukan bukan? Bayangkan! Kalian bersama orang yang kalian suka tapi kau membuat hal yang bodoh seperti tadi! Aarggh aku tak pernah membayankan itu.
Dirumah kami bermain bersama, duduk bersama, bercanda bersama yang membuatku sangat bahagia. Pengalaman yang indah! Baru kali ini aku bisa seperti ini dengan orang yang kusukai dan dia Cinta pertamaku. Dan akhirnya mereka pulang dan aku juga pulang karena hari telah sore.


2. NI.
Hari demi hari hariku menjadi begitu indah karenanya. Ya, dia merubah hariku yang tadinya flat menjadi bumpy. Haha, seperti itulah. Tapi, apakah kalian pernah membayangkan didalam kesenangan tersebut hubungan kalian putus begitu saja? Tanpa ada apapun! Jujur, aku tak pernah dan aku menyadarinya ketika itu beneran menimpaku.

Beberapa minggu setelah itu aku tidak mendengar hp-ku berdering ataupun bergetar sama sekali tidak!. Aku berpikir "apakah aku menyapanya duluan saja ya? Mungkin dia belum bangun. Baiklah!" dan aku melakukan tindakan itu. Dan apa yan terjadi? Ya fia membalasnya, tapi bukan itu yang mengecewakan tapi jawabannya yang sangat singkat. Spontan aku berfikir ternyata omongan orang kali ini ada benarnya juga. Ingin rasanya aku melakukan hal bodoh seperti yang ada di tv-tv, tapi aku yakin itu sangtlah lebay. Tapi ini benar di luar dugaanku, baru kali ini aku merasakan cinta dan baru kali ini merasakan seperti ini.

Beberapa bulan kemudian..

Sekarang aku sudah melaksanakan Graduation Day dan setiap kali aku melakukan itu aku selalu ingat akan kejadian itu. 1 tahun yang lalu setelah acara perpisahan aku bermain bersama dia, bercanda, tertawa dan melakukan hal bodoh bersama. Tapi kali ini, itu hanya sebuah KENANGAN. Dan sampai sekarang aku tak akan pernah bisa melupakannya bahkan sampai detik ini.

April kemarin aku mengucapkan ulang tahunnya. Pada bulan agustus lalu dia juga mengucapkan ulang tahunku. Ulang tahun kami sangat unik bila digabungkan. Aku 31 agustus, dan aku 13 april menjadi angka 1331, cantik bukan? Itulah yang menyebabkan aku tak bisa melupakannya.

Sampai aku menduduki bangku SMA aku tak pernah melupakan segalanya. Itu akan selalu ada didalam fikiranku. Dan itu semua kenangan, berharap kenangan itu bisa terulang kembali suatu hari nanti. Tapi aku harus mencapai cita-citaku dulu untuk pergi ke Jepang, biarkan Aldo mencapai impiannya ke Jerman, suatu hari nanti kami akan bertemu kembali menjadi seseorang yang sukses. Satu hal yang harus kalian tahu tentang Cinta pertama. Mungkin kalian bisa tidak suka lagi dengan Cinta pertama kalian tapi kalian tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi dengan Cinta pertama kalian, semua kenangan itu akan tersimpan tanpa sadar dalam memori kita. Percayalah! Haha. Kisah ini belum berakhir, waktu masih bergulir. Aku yakin dia akan kembali setelah kita sukses nanti. Someday;3 DREAM GOES ON!



(based on the true story)

0 comments:

Posting Komentar

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator