Jumat, 31 Oktober 2014

15 Tahun Kemudian




Bel sekolah akhirnya berdering. Murid-murid terlihat beramai-ramai keluar kelas. Di antara hiruk pikuk sekolah, terlihat empat murid sedang membicarakan sesuatu di pinggir lapangan.
“Ah, masa libur panjang kita tidak pergi ke mana-mana!”, keluh Ricky, salah seorang dari keempat murid itu.
“Hmm bagaimana kalau menginap di rumahku?”, sahut Darma.
 “Ide bagus!”, ujar Nizam dan Faiz.
“Kita kan sekarang sulit bertemu, paling kita hanya ketemu saat istirahat di kantin dan saat pulang sekolah, makanya kita harus manfaatkan libur ini.”, ujar Ricky.
“Benar tuh !”, sahut Darma

Kutukan?




Masa depan mungkin adalah misteri yang tak terjawab. Namun, ketika masa depan terungkap didalam fikiranmu saat waktu bahkan belum memberi jawabannya, akankah itu menjadi sebuah anugerah? Atau, kutukan?.
Awalnya gadis itu hanya melihat peristiwa-peristiwa kecil.
“Mamah, gelasnya jatuh” Ucapnya sambil menunjuk gelas yang nampak baik-baik saja diatas meja.
“Gelas itu tidak jatuh Anari sayang ” Ucap ibunya lembut. Tak lama seekor kucing melompat ke atas meja dan menjatuhkan gelas itu dengan ekornya.

[LOMBA CERPEN JITCO]


1. Sesuai ketentuan, penilaian dilakukan dengan voting.
2. Voting dimulai pada 1 November 2014 (cara voting dan sebagainya akan diinformasikan lebih lanjut).
3. Cerpen yang telah dipublikasikan dan judulnya terdapat dalam daftar voting berarti sudah dikonfirmasi dan tidak didiskualifikasi.
4. Terakhir pengumpulan pada 31 Oktober 2014 jam 23.00 wib.
5. Sekedar informasi, untuk membaca keseluruhan cerpen bisa di klik judulnya.
6. Voting dibuka untuk umum, sudah tersedia dibagian bawah blog.
7. Boleh melakukan promosi.
 

Teks Berita


Selamat siang, pemirsa. Kembali lagi di SMANTI Hi-light bersama saya *nama*. Selama beberapa menit ke depan saya akan membawakan berita mengenai jalur busway yang ditutup akibat pohon tumbang.

Pada Hari Rabu, 12 Maret 2014, hujan deras yang disertai angin kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar di depan sekolah Al-Azhar. Pohon besar tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sehingga bus transjakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalanan umum.

Menurut warga di sekitar kejadian, pohon itu tumbang pada pukul 15.10 WIB (sore hari) dan membuat jalanan reguler yang awalnya sudah macet total akibat hujan deras bertambah ramai oleh bus transjakarta.

Ironisnya, dinas pertamanan yang bertanggung jawab atas pohon tumbang tersebut belum juga tiba di lokasi setelah waktu yang cukup lama, sehingga pohon yang cukup besar tersebut masih berada di tempatnya dan belum juga dipindahkan.

Walaupun sudah ada tiga petugas Traffic Management Centre, tetap saja jalanan yang ramai oleh kendaraan-kendaraan yang saling berebut tidak dapat ditertibkan. Tapi untungnya, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Sekian berita dalam SMANTI Hi-light hari ini. Saya *nama*, mohon undur diri. Selamat siang.


Kamis, 30 Oktober 2014

BINTANG YANG CERAH KINI KEMBALI REDUP




Tahun 1992 lahir lah seorang anak manusia yang berjenis kelamin perempuan bernama arnelita putri.Gadis ini pun tumbuh dan berkembang merasakan kehangatan,kebersamaan,keceriaan,semakin ia besar semakin banyak permasalahan yang ia hadapi salah satunya ia selalu mendengar pertengkaran kedua orang tua nya,pagi,siang dan malam,di tahun 2000 orang tua arnel pun bercerai.
Arnel pun stress dengan apa yang ia hadapi.Arnel anak yang periang,selalu ceria,dan pintar.semenjak perpisahan kedua orang tua nya semua itu berubah 80 % nilai nya yang selalu 90 dan 100 pun menurun.Arnel memilih tinggal dengan bundanya karena ayahnya sudah menikah lagi dengan perempuan lain.

Someone Beside You




Tak ada yang aneh pagi ini. Matahari pun masih membantu semua makhluk menyelesaikan tugasnya. Begitu pun di salah satu kelas di Universitas Unicorn. Kegiatan belajar-mengajar masih berlangsung walau ada sesuatu yang berbeda. Tiar, sang murid teladan yang tak pernah absen dari kelasnya walau ia dalam keadaan sakit, hari ini tidak terlihat sama sekali.
"Neo, apa kau bersama Tiar seharian ini?" Tanya Nawa, teman sekelas Tiar pada Neo, kekasih Tiar.
"Tidak. Memangnya dia tidak masuk kelas?"
"Tidak. Dia juga tidak bersama Gladis dan lainnya, sebenarnya ada apa dengan Tiar? Apa semalam kita membuatnya terlalu lelah sampai ia tidak masuk hari ini?"
"Entahlah. Menurutku sebaiknya kita ke rumahnya selesai kelas terakhir."
Baiklah."

Permainan Takdir




Title: Permainan Takdir
Sinopsis: Hanya sebuah kisah klasik tentang pengawal dan majikannya. Hanya sebuah kisah romansa biasa tidak sefenomenal Romeo dan Juliet. Hanya sebuah kisah dimana Gale Harden dan Nathalia Seraphine Madison percaya bahwa takdir membencinya. Sebuah cerita tentang delusi, realitas, dan reinkarnasi. Apa mereka dapat bersama di kehidupan selanjutnya?
Catatan: diharapkan membaca cerita ini sambil mendengarkan lagu. Katy Perri – The One that got away yang di cover Tiffany Alvord—bisa di dengarkan di soundcloud, The Temper Trap – Sweet Disposition, Christina Perri – A Thousand Years dan The Paper Kites – Bloom. Karena penulis mendengarkan lagu ini sambil menulis cerita ini, semoga bisa menambah feelsnya;)
Terimakasih.

Gadis Malang Sang Pemenang





Angin laut bertiup melewati sela-sela rambutku. Terik mentari mulai meredup di ufuk timur. Seperti biasanya aku menanti di pinggir bibir pantai putih ini untuk memberi salam pada sang surya, sang pencerah bagi alam semesta ini. Entah mengapa aku selalu menikmati detik-detik pergantian waktu seperti ini, pergantian terang menuju gelap. Karena di saat seperti ini aku merasa ada suatu hal menenangkan menembus hatiku. Mentari pun mulai menghilang perlahan-lahan dengan indah, lembut, dan mempesona, sungguh menggentarkan hati ini. Tinggal menunggu hitungan detik, bumi ini akan berubah menjadi gelap gulita. “Lima… empat… tiga… dua… satu… Selamat tinggal Mentari, terima kasih untuk cahaya di hari ini. Sampaikan salamku pada Tuhan yang Maha Arif dan Bijaksana itu, dan aku tunggu kehadiran-mu esok.” Ucap Rasya sambil membentuk bulan sabit indah di bibir mungilnya. Rasya memang sangat senang meliahat mentari terbenam, bahkan karena sangat senangnya setiap senja ia selalu membawa kursi roda tuanya itu ke bibir pantai untuk menyampaikan rasa syukurnya kepada sang maha pencipta akan hari-hari yang bisa ia lewati. Langit pun berubah ,hitam kelam gelap gulita. Tiba-tiba bayang-bayang itu, bayang-bayang akan masa lalunya merasuki alam bawah sadarnya kembali. Memang usia Rasya kali ini baru menginjak 12 tahun, tetapi dalam hidupnya yang masih singkat itu, ia sudah dihadapkan dengan cobaan yang sungguh berat bagi gadis cilik seusianya. Bayang-bayang itu masuk lagi, semakin dalam nyata dan menyita seluruh pikirannya.

Butir Makna




Hangatnya sinar mentari pagi, mengantarkanku mengawali hari. Semua sibuk dengan aktifitasnya masing-masing, kecuali Zaki, adikku yang masih tertidur pulas, tak peduli sekitarnya gaduh, bahkan volume TV sudah di perbesar sengaja agar ia lekas bangun, tapi tak kunjung bangun.

“Zaki! Bangun dek, udah siang!” teriak Mama suaranya yang nyaring membuat gaduh seisi rumah. Setelah di teriaki begitu, Zaki paling hanya berubah posisi tidurnya, tanpa membuka matanya.

KATA IBU





Terdengar suara pintu digedor dari luar. Darahku mendadak naik ke ubun-ubun. Siapa sih sepagi ini ingin bertamu dengan sapaan yang kasar?

Kuintip dari balik gorden jendela nako yang segaris dengan pintu masuk. Seorang bertubuh gemuk, berkopiah, dan menyandang tas kumal melempar senyum.

Kubuka pintu.

“Ada apa ya, Pak?”

“Minta sedekah, Pak!” Aku kaget. Suaranya keras, terdengar kasar. Tapi, ia tampak tetap tersenyum. Melihat tubuhnya, menurutku, tak pantas ia jadi pengemis.

Malaikat pembohong




Tettttttttt tetttttt teeetttttt …..

Bel sekolah berbunyi siswa yang masih di luar gerbang  pun berhamburan bergegeas lari menuju gerbang agar selamat dari gerbang yang akan ditutup mang jaja (satpam sekolah). Tapi ada salah satu siswa perempuan yang berjalan santai seperti tak memperdulikan bahwa dia bisa telat kalau tidak buru2 lari menuju gerbang.  Sha ayo lari selow banget lo, sadar ga sih dikit lagi kita tuh bakalan telat kalo engga cepet2 lari  kaya engga  niat sekolah aja lo. ihh apaan sih lo sat lebay deh biasa aja kali kalo gue udah sampe sini kurang niat apa lagi coba buat dateng ke sekolah, “lo kaya baru kenal gue kemaren sore aja sat sok2an heran gue mau sekolah aja ya udah Alhamdulillah banget kali.”

SABAR




BRAKK!!!

Aku menutup pintu sekencang-kencangnya lalu menghempaskan tasku di sembarang tempat. Napasku memburu. Sambil berusaha keras menahan air mataku yang sepertinya sudah mengalir, aku menjatuhkan diriku di atas kasur. Aku menutupi wajahku dengan sebuah bantal berbentuk hati. Di kamar ini, di atas kasur ini, aku sudah tak perlu menyembunyikan semuanya lagi. Air mataku dengan leluasa mengalir. 

Sejak di sekolah  tadi aku berusaha keras menahan kristal bening ini berham-buran. Pasti malu rasanya menangis di depan umum, tapi mau bagaimana lagi? beginilah rasanya dikecewakan. Tapi untungnya aku bisa menahan diri sampai di rumah. Meskipun ibuku agaknya merasakan ada yang aneh padaku. 

Sapu Tangan




Kesedihan tiada batas terpampang jelas pada mimik wajah orang-orang itu, orang-orang yang datang untuk sekedar mengucapkan bela sungkawa. Dapat dilihat disana, seorang wanita paruh baya menangis histeris, tampak Ia masih belum bisa menerima apa yang baru saja Ia alami. Tidak jauh dari sana, terdapat seorang remaja perempuan memegang sapu tangan dan menatapnya dengan tatapan kosong. Suasana duka benar-benar kental terasa. Karena Ahmad, telah tiada.

Senja di Ufuk Barat





Terdengar gema azan di surau membangunkan Lani yang masih setengah tertidur. Hingga suara Arai yang benar-benar membuat Lani terbangun “Abang berisiiiiiiiik, sudah tahu Lani sudah bangun, tak perlu dibangunkan lagi“ ucap Lani kesal “ohya? Wah maaf Abang tidak tahu“ balas Arai meledek Lani.

            Begitulah rutinitas sebuah keluarga kecil di gubuk saat pagi hari. Sebuah keluarga yang beranggotakan empat orang. Ayah, ibu, Arai dan Lani. Kehidupan sederhana benar-benar tidak menyurutkan semangat Arai dan Lani untuk bersekolah. Arai kini duduk dibangku 2 SMA, sedangkan Lani duduk dibangku 1 SMP. Setiap harinya Arai dan Lani pergi ke sekolah bersama dengan sepeda birunya yang mereka namakan Sedak. Sekolah mereka berdekatan, sehingga tak sulit untuk mereka berangkat dan pulang bersama.

Rabu, 29 Oktober 2014

Teks Pidato Cinta Tanah Air


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kita bisa bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat.

Yang saya hormati, dewan juri.
Yang saya hormati, panitia Lomba Bulan Bahasa JAKMEFIGS.

Dan yang saya sayangi, teman-temanku sekalian.

Hadirin yang berbahagia.

Hari ini saya ingin memnyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Cinta Tanah Air. Kita sebagai rakyat Indonesia, seharusnya mencintai tempat tinggal kita. Tempat kita dilahirkan dan tumbuh sampai sekarang. Tapi faktanya, banyak sekali orang Indonesia yang menjelek-jelekkan negara kita, serta membandingkan dan mengagung-agungkan negara lain.

Oleh karena itu, untuk membentuk orang-orang yang Cinta Tanah Air, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

Pertama, kita harus mengenal Indonesia. Indonesia adalah negara yang luas. Negara dengan keragaman budaya dan bahasa terbanyak di dunia. Negara dengan pulau-pulau terbanyak di dunia, dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Dari savana, pantai, gunung, lautan, air terjun, dan berbagai tempat yang sangat luar biasa. Gunung Bromo dan Raja Ampat kini telah menjadi tempat wisata sekelas internasional! Indonesia juga mempunyai peninggalan budaya yang sangat mengagumkan. Candi-candi seperti candi borobudur, candi prambanan, dan sebagainya, adalah bukti bahwa peradaban di Indonesia sudah maju. Serta merupakan peradaban dengan budaya tingkat tinggi.

Dari segi sejarah pun, Indonesia memiliki sejarah yang sangat luar biasa. Dari masa pra-aksara, Indonesia sangat berperan penting dalam mengungkap sejarah. Buktinya, berbagai fosil dan artefak manusia purba ditemukan di Indonesia. Lalu pada masa kerajaan-kerajaan, sejarah Indonesia juga sangat berperan penting dalam perubahan di Asia. Pada masa lalu, orang-orang Indonesia adalah orang hebat yang menguasai Asia Tenggara. Kekayaannya sangat berlimpah hingga menarik orang-orang dari Eropa.

Negara kita adalah negara yang hebat! Apa itu tidak cukup untuk membuat kita mencintainya?
Hadirin sekalian yang saya hormati.

Kita, sebagai warga yang mencintai negaranya, tentu ingin membuat negara kita dianggap baik oleh negara-negara lainnya. Untuk itu, mencintai negara kita dengan ucapan, tidaklah cukup. Kita harus melakukan tindakan. Tindakan yang positif dan membanggakan, sebagai bukti rasa cinta kita kepada Indonesia.

Oleh karena itu, saya mengajak terutama para remaja, untuk berprestasi di dunia. Ayo kita majukan negara kita!

Hadirin yang saya hormati.

Bagaimanapun, kita harus mengakui bahwa negara kita pernah mengalami keterpurukan. Kita pernah dijajah serta diperas. Rakyat-rakyat kita disiksa, disuruh bekerja hingga meninggal. Itu karena kita pernah tercerai-berai. Tentu kita tidak ingin itu terjadi lagi. Oleh karena itu, marilah kita menjaga persatuan dan kesatuan kita. Janganlah saling bermusuhan. Demi negara kita, karena kita cinta Indonesia.

Merdeka!

Sekian pidato dari saya, apabila ada kesalahan baik dalam kata-kata maupun isi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan terima kasih.


Teks Pidato Remaja Positif


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kita bisa bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat.

Yang saya hormati, dewan juri.
Yang saya hormati, panitia Lomba Bulan Bahasa JAKMEFIGS.
Dan yang saya sayangi, teman-temanku sekalian.

Hadirin yang berbahagia.

Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Remaja Positif. Yang dimaksudkan dengan Remaja Positif, yaitu remaja yang melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Mereka menjauhi hal-hal negatif, bahkan merubah hal-hal negatif itu menjadi positif.

Sering kali kita melihat berbagai macam tindakan remaja yang tidak sesuai dengan hukum, peraturan serta adat istiadat di Indonesia. Tentu ini adalah sesuatu yang tidak kita inginkan. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menjadikan Remaja di Indonesia, menjadi Remaja Positif.

Pertama, kita harus tau penyebab remaja berperilaku tidak baik. Saya merasa ini disebabkan oleh mudahnya suatu informasi didapatkan oleh remaja yang belum bisa memilah mana yang baik dan buruk, dimana pengawasan dari orang yang lebih tua amat kecil. Bahkan hampir tidak terasa.

Lalu, untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus mencari solusi. Dalam hal ini, membatasi informasi bukanlah pilihan yang terbaik. Karena pada faktanya, masyarakat saat ini sangat membutuhkan informasi. Maka, yang perlu dilakukan hanyalah bersikap lebih terbuka kepada lingkungan terdekat. Seseorang bisa menjadi lebih baik atau buruk itu tergantung oleh bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan terdekat, terutama adalah keluarga.

Keluarga merupakan faktor utama dan yang terpenting dalam pembentukan karakter remaja positif. Misalnya saja dengan menceritakan pengalaman pribadi agar anak dapat belajar bagaimana mengambil keputusan yang tepat dalam sebuah peristiwa. Keluarga juga berperan penting dalam pembentukan pola pikir remaja. Apakah remaja itu akan menjadi disiplin atau nakal, itu ada di tangan keluarga.

Selain itu, keluarga juga merupakan pembatas dalam tindakan remaja yang bersifat ‘coba-coba’. Tindakan ‘coba-coba’ ini sebenarnya bertujuan untuk melatih remaja dalam mencari jalan hidup. Tapi ini harus diawasi dan dibatasi, karena akan mempengaruhi  Dalam hal ini keluarga memiliki andil dalam memberikan petunjuk dalam bentuk nasihat agar seorang remaja bisa memilih jalan yang benar.

Dan dari sisi lainnya, pendidikan harus memberikan kesempatan pada remaja untuk mengembangkan diri sesuai dengan bakatnya. Karena bagaimana mereka bisa melakukan hal-hal positif apabila mereka tidak mendapatkan ruang yang mereka butuhkan? Karena maksud dari remaja positif bukan hanya dalam hal pendidikan, melainkan mengenai banyak hal.

Hadirin yang saya hormati.

Dengan terwujudnya remaja positif, negeri ini akan semakin berkembang. Remaja saat ini adalah penerus bangsa untuk kedepannya. Apabila negeri kita memiliki remaja-remaja yang berkualitas, maka negeri kita pun akan berkualitas.

Terakhir, saya ingin mengajak teman-teman. Marilah kita menjadi remaja yang positif, yang berguna bagi negara, nusa dan bangsa!

Sekian pidato dari saya, apabila ada kesalahan baik dalam kata-kata maupun isi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Wassalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan terima kasih.

Ketentuan Lomba Bulan Bahasa


Penilaian Lomba.

§  Pidato:
ü  30% intonasi
ü  30% penampilan
ü  30% kelancaran
ü  10% teks buatan sendiri
§  Cerpen:
ü  100% voting
§  Baca Berita:
ü  40% kelancaran
ü  30% intonasi
ü  30% penampilan

Ketentuan Lomba.

§  Pidato:
1.      Tema Sumpah Pemuda, Remaja Positif
2.   Bila memakai teks buatan sendiri akan mendapat tambahan nilai, tapi apabila tidak, bisa memakai yang disediakan oleh panitia.
§  Cerpen:
1.      Font Arial Ukuran 12
2.      <10.000 kata atau min. 2 lembar
3.      Tidak ada SARA, bahasa sopan dan tidak kasar
4.      Original story
5.      Tema bebas
6.  Naskah dikirim ke apaksara3@gmail.com dengan Subjek: JITCO-Nama-Kelas-Judul dalam bentuk '.doc' 
7.  Terlampir identitas pengirim di dalam naskah
8. Batas pengumpulan tanggal 31 Oktober 2014
§  Baca Berita:
1.      Teks disediakan oleh panitia
2.      Kostum tidak mempengaruhi nilai

Selasa, 21 Oktober 2014

Pemuja Rahasia


Dari kegelapan, aku melihat:
Cahaya terang yang tak menerangi.
Dari kejauhan aku ingin mendekat:
Padanya tapi takut menabrak.

Maka kuterima jarak

juga gelap
juga sedih,
Tapi tidak untuk perpisahan.

Apa tidak sadar?
Kamu itu hebat!
Bisa membunuh tanpa menyentuh,
merusak tanpa bergerak.

Dan...

Ah, aku benci cinta
Karena aku merasa.
Dan bukan cuma aku, pastinya.

Dan aku benci kamu,
segala tentangmu. Tapi
Aku bisa tahan membencimu selamanya,
selama kamu begitu.

Tapi ini rahasia.
Biarlah rahasia.

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator