Rabu, 29 Oktober 2014

Teks Pidato Remaja Positif


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kita bisa bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat.

Yang saya hormati, dewan juri.
Yang saya hormati, panitia Lomba Bulan Bahasa JAKMEFIGS.
Dan yang saya sayangi, teman-temanku sekalian.

Hadirin yang berbahagia.

Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Remaja Positif. Yang dimaksudkan dengan Remaja Positif, yaitu remaja yang melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Mereka menjauhi hal-hal negatif, bahkan merubah hal-hal negatif itu menjadi positif.

Sering kali kita melihat berbagai macam tindakan remaja yang tidak sesuai dengan hukum, peraturan serta adat istiadat di Indonesia. Tentu ini adalah sesuatu yang tidak kita inginkan. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menjadikan Remaja di Indonesia, menjadi Remaja Positif.

Pertama, kita harus tau penyebab remaja berperilaku tidak baik. Saya merasa ini disebabkan oleh mudahnya suatu informasi didapatkan oleh remaja yang belum bisa memilah mana yang baik dan buruk, dimana pengawasan dari orang yang lebih tua amat kecil. Bahkan hampir tidak terasa.

Lalu, untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus mencari solusi. Dalam hal ini, membatasi informasi bukanlah pilihan yang terbaik. Karena pada faktanya, masyarakat saat ini sangat membutuhkan informasi. Maka, yang perlu dilakukan hanyalah bersikap lebih terbuka kepada lingkungan terdekat. Seseorang bisa menjadi lebih baik atau buruk itu tergantung oleh bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan terdekat, terutama adalah keluarga.

Keluarga merupakan faktor utama dan yang terpenting dalam pembentukan karakter remaja positif. Misalnya saja dengan menceritakan pengalaman pribadi agar anak dapat belajar bagaimana mengambil keputusan yang tepat dalam sebuah peristiwa. Keluarga juga berperan penting dalam pembentukan pola pikir remaja. Apakah remaja itu akan menjadi disiplin atau nakal, itu ada di tangan keluarga.

Selain itu, keluarga juga merupakan pembatas dalam tindakan remaja yang bersifat ‘coba-coba’. Tindakan ‘coba-coba’ ini sebenarnya bertujuan untuk melatih remaja dalam mencari jalan hidup. Tapi ini harus diawasi dan dibatasi, karena akan mempengaruhi  Dalam hal ini keluarga memiliki andil dalam memberikan petunjuk dalam bentuk nasihat agar seorang remaja bisa memilih jalan yang benar.

Dan dari sisi lainnya, pendidikan harus memberikan kesempatan pada remaja untuk mengembangkan diri sesuai dengan bakatnya. Karena bagaimana mereka bisa melakukan hal-hal positif apabila mereka tidak mendapatkan ruang yang mereka butuhkan? Karena maksud dari remaja positif bukan hanya dalam hal pendidikan, melainkan mengenai banyak hal.

Hadirin yang saya hormati.

Dengan terwujudnya remaja positif, negeri ini akan semakin berkembang. Remaja saat ini adalah penerus bangsa untuk kedepannya. Apabila negeri kita memiliki remaja-remaja yang berkualitas, maka negeri kita pun akan berkualitas.

Terakhir, saya ingin mengajak teman-teman. Marilah kita menjadi remaja yang positif, yang berguna bagi negara, nusa dan bangsa!

Sekian pidato dari saya, apabila ada kesalahan baik dalam kata-kata maupun isi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Wassalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan terima kasih.

0 comments:

Posting Komentar

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator