Kamis, 25 Desember 2014

DEC14


    Hai, Lya. Apa kabar? Mungkin kamu bingung apa yang aku kirim untukmu. Di surat ini ada sebuah cerita yang mengubah hidupku.

    Sebelum kamu membaca cerita ini, aku mau bilang: Jangan terlalu berharap. Karena harapan seringkali membawa kita kepada kekecewaan. Jangan mengira kamu akan mendapatkan cerita yang menarik agar tak kecewa bila tidak mendapatkannya. Yang paling penting, jangan sampai kekecewaanmu merubahmu menjadi orang yang tidak bisa berharap, seperti aku.

Rabu, 24 Desember 2014

Zetvies


            Ia hanyalah perempuan biasa. Keluarganya, caranya berteman, tempat ia jalan-jalan juga biasa. Ia adalah anak yang akan belajar untuk ujian, namun tetap mencontek di dalamnya. Anak yang akan pergi ke mall di akhir pekan, untuk menonton bioskop, ataupun berbelanja dengan teman-temannya. Bercita-cita untuk masuk Universitas favorit, tapi belum mempersiapkan diri untuk itu.

            Meskipun ibu dan ayahnya sudah lama bercerai, keluarganya tidak perlu dibilang broken home. Karena memang, ia hidup dengan tentram di keluarganya itu. Meski hanya berdua dengan ibunya dan benar-benar “hanya” berdua dengan ibunya, mereka bahagia. Setidaknya saat itu.
Senin, 24 November 2014

Time Capsule





Aku tidak pernah menyangka sebelumnya kalau tulisan seorang anak kecil berumur 13 tahun bisa mempengaruhi keputusan dalam kehidupanku. Kalau saja aku tidak membacanya, kalau saja pada saat itu aku tidak membuatnya, aku pasti tidak akan pernah bisa hidup bahagia bersamanya.
Saat itu aku, yang sudah berumur 28 tahun, sedang mengalami rasa bimbang. Vira, seorang perempuan yang sejak kecil sudah bersama-sama denganku menyatakan kalau ia akan menikah dengan seorang lelaki bernama Mario. Sejak awal aku sudah tau kalau aku dan Vira tidak akan bisa bersama selamanya. Ya, aku suka Vira. Aku mencintainya. Vira juga memiliki perasaan yang sama. Tetapi keluarganya tidak akan pernah menerimaku, yang seorang pengangguran diusiaku ini.
Rabu, 12 November 2014

Kembali


Ini bukan sebuah hal baru. Setiap orang pasti pernah merasakannya. Aku disini bersama kalian. Melihat, mendengar, bicara, aku bahagia. Semua ini menjadi indah. Sesakit,
sesedih, semarah apa pun, tetap tertawa. Bukan gila atau dendam. Hanya berjalan sesuai apa yang dijalani.

Satu waktu ini, ada guna ada tidak. Yang aku tau, aku bersyukur. Tak ada yang salah dengan pertemuan. Semua sudah diatur. Ya, dan apa pun akhirnya aku (harus) bahagia.


Minggu, 02 November 2014

My First Cooking


Hai namaku Shabrina Azizah.Kalian bisa panggil aku Rina atau Zizah juga boleh kok.Aku sekolah diSMP Nusantara.Aku dibilang anak yang hebat loh sama ibuku tapi ada yang membuat ibu dan ayah  ku kecewa soalnya aku nggak bisa MASAK.Kalo aku disuruh apapun aku sanggup kok tapi kalo udah berurusan sama dapur,SHIT.Nggak bisa apapun aku didapur nyalain komporpun aku nggak bisa,huh banget.

Mimpi Buruk?


       Aku hanyalah siswi SMA biasa. Berteman, bermain, dengan siswi SMA biasa lainnya. Hidupku tentram dan bahagia. Hingga suatu ketika, aku bertemu dengan seseorang, yang bukan siswa SMA, dan tidak biasa. Tapi kami bahagia.

       Suatu hari, ketika terbangun, aku menemukan diriku berada di dalam sebuah ruangan, dengannya. Ia pun bicara: “Tenang. Ini semua hanya mimpi.” Aku mencoba percaya. Tapi, rasanya sungguh nyata. Semua sentuhan, semua pukulan. Seperti nyata.

       'Ini semua hanyalah sebuah mimpi buruk. Tidak lama lagi pasti aku akan tersadar.', adalah apa yang kupikirkan.

       Tapi aku tak pernah sadar.

       Mereka pun mentertawakanku. Karena aku percaya.

       Tolong...
Sabtu, 01 November 2014

Saat Terakhir


Dengan langkah geram aku membuka pintu rumah, melempar sepatu dan tas ku dengan asal. Aku mengedarkan pandanganku kesekililing, tidak ku temukan lelaki tua itu. Cuih, desis ku kesal. Kemana lelaki tua itu, ingin rasanya aku melampiaskan kekesalan ku padanya, ini semua gara-gara dirinya, desis ku geram.

Berhubung aku cowok, jadi...


            PADA suatu pagi, disaat virus ebola sedang menyerang dunia, Ukraina berselisih dengan Rusia, dan Amerika sibuk melawan obesitas, aku terduduk di pojok kamarku dengan laptop yang terpangku manis di paha untuk menikmati akhir pekanku sebelum hari senin-laknat datang kembali selagi menunggu ibu menyerukan, “Luhan~ sarapan sudah siap~”. Aku sedang serius membaca sebuah komik kreatif yang dibuat orang-orang iseng internet yang entah kenapa kali ini begitu menyentuh,
“Karena kita laki-laki, tertindas oleh sebab lemah.”
Jumat, 31 Oktober 2014

15 Tahun Kemudian




Bel sekolah akhirnya berdering. Murid-murid terlihat beramai-ramai keluar kelas. Di antara hiruk pikuk sekolah, terlihat empat murid sedang membicarakan sesuatu di pinggir lapangan.
“Ah, masa libur panjang kita tidak pergi ke mana-mana!”, keluh Ricky, salah seorang dari keempat murid itu.
“Hmm bagaimana kalau menginap di rumahku?”, sahut Darma.
 “Ide bagus!”, ujar Nizam dan Faiz.
“Kita kan sekarang sulit bertemu, paling kita hanya ketemu saat istirahat di kantin dan saat pulang sekolah, makanya kita harus manfaatkan libur ini.”, ujar Ricky.
“Benar tuh !”, sahut Darma

Kutukan?




Masa depan mungkin adalah misteri yang tak terjawab. Namun, ketika masa depan terungkap didalam fikiranmu saat waktu bahkan belum memberi jawabannya, akankah itu menjadi sebuah anugerah? Atau, kutukan?.
Awalnya gadis itu hanya melihat peristiwa-peristiwa kecil.
“Mamah, gelasnya jatuh” Ucapnya sambil menunjuk gelas yang nampak baik-baik saja diatas meja.
“Gelas itu tidak jatuh Anari sayang ” Ucap ibunya lembut. Tak lama seekor kucing melompat ke atas meja dan menjatuhkan gelas itu dengan ekornya.

[LOMBA CERPEN JITCO]


1. Sesuai ketentuan, penilaian dilakukan dengan voting.
2. Voting dimulai pada 1 November 2014 (cara voting dan sebagainya akan diinformasikan lebih lanjut).
3. Cerpen yang telah dipublikasikan dan judulnya terdapat dalam daftar voting berarti sudah dikonfirmasi dan tidak didiskualifikasi.
4. Terakhir pengumpulan pada 31 Oktober 2014 jam 23.00 wib.
5. Sekedar informasi, untuk membaca keseluruhan cerpen bisa di klik judulnya.
6. Voting dibuka untuk umum, sudah tersedia dibagian bawah blog.
7. Boleh melakukan promosi.
 

Teks Berita


Selamat siang, pemirsa. Kembali lagi di SMANTI Hi-light bersama saya *nama*. Selama beberapa menit ke depan saya akan membawakan berita mengenai jalur busway yang ditutup akibat pohon tumbang.

Pada Hari Rabu, 12 Maret 2014, hujan deras yang disertai angin kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar di depan sekolah Al-Azhar. Pohon besar tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sehingga bus transjakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalanan umum.

Menurut warga di sekitar kejadian, pohon itu tumbang pada pukul 15.10 WIB (sore hari) dan membuat jalanan reguler yang awalnya sudah macet total akibat hujan deras bertambah ramai oleh bus transjakarta.

Ironisnya, dinas pertamanan yang bertanggung jawab atas pohon tumbang tersebut belum juga tiba di lokasi setelah waktu yang cukup lama, sehingga pohon yang cukup besar tersebut masih berada di tempatnya dan belum juga dipindahkan.

Walaupun sudah ada tiga petugas Traffic Management Centre, tetap saja jalanan yang ramai oleh kendaraan-kendaraan yang saling berebut tidak dapat ditertibkan. Tapi untungnya, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Sekian berita dalam SMANTI Hi-light hari ini. Saya *nama*, mohon undur diri. Selamat siang.


Kamis, 30 Oktober 2014

BINTANG YANG CERAH KINI KEMBALI REDUP




Tahun 1992 lahir lah seorang anak manusia yang berjenis kelamin perempuan bernama arnelita putri.Gadis ini pun tumbuh dan berkembang merasakan kehangatan,kebersamaan,keceriaan,semakin ia besar semakin banyak permasalahan yang ia hadapi salah satunya ia selalu mendengar pertengkaran kedua orang tua nya,pagi,siang dan malam,di tahun 2000 orang tua arnel pun bercerai.
Arnel pun stress dengan apa yang ia hadapi.Arnel anak yang periang,selalu ceria,dan pintar.semenjak perpisahan kedua orang tua nya semua itu berubah 80 % nilai nya yang selalu 90 dan 100 pun menurun.Arnel memilih tinggal dengan bundanya karena ayahnya sudah menikah lagi dengan perempuan lain.

Someone Beside You




Tak ada yang aneh pagi ini. Matahari pun masih membantu semua makhluk menyelesaikan tugasnya. Begitu pun di salah satu kelas di Universitas Unicorn. Kegiatan belajar-mengajar masih berlangsung walau ada sesuatu yang berbeda. Tiar, sang murid teladan yang tak pernah absen dari kelasnya walau ia dalam keadaan sakit, hari ini tidak terlihat sama sekali.
"Neo, apa kau bersama Tiar seharian ini?" Tanya Nawa, teman sekelas Tiar pada Neo, kekasih Tiar.
"Tidak. Memangnya dia tidak masuk kelas?"
"Tidak. Dia juga tidak bersama Gladis dan lainnya, sebenarnya ada apa dengan Tiar? Apa semalam kita membuatnya terlalu lelah sampai ia tidak masuk hari ini?"
"Entahlah. Menurutku sebaiknya kita ke rumahnya selesai kelas terakhir."
Baiklah."

Permainan Takdir




Title: Permainan Takdir
Sinopsis: Hanya sebuah kisah klasik tentang pengawal dan majikannya. Hanya sebuah kisah romansa biasa tidak sefenomenal Romeo dan Juliet. Hanya sebuah kisah dimana Gale Harden dan Nathalia Seraphine Madison percaya bahwa takdir membencinya. Sebuah cerita tentang delusi, realitas, dan reinkarnasi. Apa mereka dapat bersama di kehidupan selanjutnya?
Catatan: diharapkan membaca cerita ini sambil mendengarkan lagu. Katy Perri – The One that got away yang di cover Tiffany Alvord—bisa di dengarkan di soundcloud, The Temper Trap – Sweet Disposition, Christina Perri – A Thousand Years dan The Paper Kites – Bloom. Karena penulis mendengarkan lagu ini sambil menulis cerita ini, semoga bisa menambah feelsnya;)
Terimakasih.

Gadis Malang Sang Pemenang





Angin laut bertiup melewati sela-sela rambutku. Terik mentari mulai meredup di ufuk timur. Seperti biasanya aku menanti di pinggir bibir pantai putih ini untuk memberi salam pada sang surya, sang pencerah bagi alam semesta ini. Entah mengapa aku selalu menikmati detik-detik pergantian waktu seperti ini, pergantian terang menuju gelap. Karena di saat seperti ini aku merasa ada suatu hal menenangkan menembus hatiku. Mentari pun mulai menghilang perlahan-lahan dengan indah, lembut, dan mempesona, sungguh menggentarkan hati ini. Tinggal menunggu hitungan detik, bumi ini akan berubah menjadi gelap gulita. “Lima… empat… tiga… dua… satu… Selamat tinggal Mentari, terima kasih untuk cahaya di hari ini. Sampaikan salamku pada Tuhan yang Maha Arif dan Bijaksana itu, dan aku tunggu kehadiran-mu esok.” Ucap Rasya sambil membentuk bulan sabit indah di bibir mungilnya. Rasya memang sangat senang meliahat mentari terbenam, bahkan karena sangat senangnya setiap senja ia selalu membawa kursi roda tuanya itu ke bibir pantai untuk menyampaikan rasa syukurnya kepada sang maha pencipta akan hari-hari yang bisa ia lewati. Langit pun berubah ,hitam kelam gelap gulita. Tiba-tiba bayang-bayang itu, bayang-bayang akan masa lalunya merasuki alam bawah sadarnya kembali. Memang usia Rasya kali ini baru menginjak 12 tahun, tetapi dalam hidupnya yang masih singkat itu, ia sudah dihadapkan dengan cobaan yang sungguh berat bagi gadis cilik seusianya. Bayang-bayang itu masuk lagi, semakin dalam nyata dan menyita seluruh pikirannya.

Butir Makna




Hangatnya sinar mentari pagi, mengantarkanku mengawali hari. Semua sibuk dengan aktifitasnya masing-masing, kecuali Zaki, adikku yang masih tertidur pulas, tak peduli sekitarnya gaduh, bahkan volume TV sudah di perbesar sengaja agar ia lekas bangun, tapi tak kunjung bangun.

“Zaki! Bangun dek, udah siang!” teriak Mama suaranya yang nyaring membuat gaduh seisi rumah. Setelah di teriaki begitu, Zaki paling hanya berubah posisi tidurnya, tanpa membuka matanya.

KATA IBU





Terdengar suara pintu digedor dari luar. Darahku mendadak naik ke ubun-ubun. Siapa sih sepagi ini ingin bertamu dengan sapaan yang kasar?

Kuintip dari balik gorden jendela nako yang segaris dengan pintu masuk. Seorang bertubuh gemuk, berkopiah, dan menyandang tas kumal melempar senyum.

Kubuka pintu.

“Ada apa ya, Pak?”

“Minta sedekah, Pak!” Aku kaget. Suaranya keras, terdengar kasar. Tapi, ia tampak tetap tersenyum. Melihat tubuhnya, menurutku, tak pantas ia jadi pengemis.

Malaikat pembohong




Tettttttttt tetttttt teeetttttt …..

Bel sekolah berbunyi siswa yang masih di luar gerbang  pun berhamburan bergegeas lari menuju gerbang agar selamat dari gerbang yang akan ditutup mang jaja (satpam sekolah). Tapi ada salah satu siswa perempuan yang berjalan santai seperti tak memperdulikan bahwa dia bisa telat kalau tidak buru2 lari menuju gerbang.  Sha ayo lari selow banget lo, sadar ga sih dikit lagi kita tuh bakalan telat kalo engga cepet2 lari  kaya engga  niat sekolah aja lo. ihh apaan sih lo sat lebay deh biasa aja kali kalo gue udah sampe sini kurang niat apa lagi coba buat dateng ke sekolah, “lo kaya baru kenal gue kemaren sore aja sat sok2an heran gue mau sekolah aja ya udah Alhamdulillah banget kali.”

SABAR




BRAKK!!!

Aku menutup pintu sekencang-kencangnya lalu menghempaskan tasku di sembarang tempat. Napasku memburu. Sambil berusaha keras menahan air mataku yang sepertinya sudah mengalir, aku menjatuhkan diriku di atas kasur. Aku menutupi wajahku dengan sebuah bantal berbentuk hati. Di kamar ini, di atas kasur ini, aku sudah tak perlu menyembunyikan semuanya lagi. Air mataku dengan leluasa mengalir. 

Sejak di sekolah  tadi aku berusaha keras menahan kristal bening ini berham-buran. Pasti malu rasanya menangis di depan umum, tapi mau bagaimana lagi? beginilah rasanya dikecewakan. Tapi untungnya aku bisa menahan diri sampai di rumah. Meskipun ibuku agaknya merasakan ada yang aneh padaku. 

Sapu Tangan




Kesedihan tiada batas terpampang jelas pada mimik wajah orang-orang itu, orang-orang yang datang untuk sekedar mengucapkan bela sungkawa. Dapat dilihat disana, seorang wanita paruh baya menangis histeris, tampak Ia masih belum bisa menerima apa yang baru saja Ia alami. Tidak jauh dari sana, terdapat seorang remaja perempuan memegang sapu tangan dan menatapnya dengan tatapan kosong. Suasana duka benar-benar kental terasa. Karena Ahmad, telah tiada.

Senja di Ufuk Barat





Terdengar gema azan di surau membangunkan Lani yang masih setengah tertidur. Hingga suara Arai yang benar-benar membuat Lani terbangun “Abang berisiiiiiiiik, sudah tahu Lani sudah bangun, tak perlu dibangunkan lagi“ ucap Lani kesal “ohya? Wah maaf Abang tidak tahu“ balas Arai meledek Lani.

            Begitulah rutinitas sebuah keluarga kecil di gubuk saat pagi hari. Sebuah keluarga yang beranggotakan empat orang. Ayah, ibu, Arai dan Lani. Kehidupan sederhana benar-benar tidak menyurutkan semangat Arai dan Lani untuk bersekolah. Arai kini duduk dibangku 2 SMA, sedangkan Lani duduk dibangku 1 SMP. Setiap harinya Arai dan Lani pergi ke sekolah bersama dengan sepeda birunya yang mereka namakan Sedak. Sekolah mereka berdekatan, sehingga tak sulit untuk mereka berangkat dan pulang bersama.

Rabu, 29 Oktober 2014

Teks Pidato Cinta Tanah Air


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kita bisa bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat.

Yang saya hormati, dewan juri.
Yang saya hormati, panitia Lomba Bulan Bahasa JAKMEFIGS.

Dan yang saya sayangi, teman-temanku sekalian.

Hadirin yang berbahagia.

Hari ini saya ingin memnyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Cinta Tanah Air. Kita sebagai rakyat Indonesia, seharusnya mencintai tempat tinggal kita. Tempat kita dilahirkan dan tumbuh sampai sekarang. Tapi faktanya, banyak sekali orang Indonesia yang menjelek-jelekkan negara kita, serta membandingkan dan mengagung-agungkan negara lain.

Oleh karena itu, untuk membentuk orang-orang yang Cinta Tanah Air, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

Pertama, kita harus mengenal Indonesia. Indonesia adalah negara yang luas. Negara dengan keragaman budaya dan bahasa terbanyak di dunia. Negara dengan pulau-pulau terbanyak di dunia, dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Dari savana, pantai, gunung, lautan, air terjun, dan berbagai tempat yang sangat luar biasa. Gunung Bromo dan Raja Ampat kini telah menjadi tempat wisata sekelas internasional! Indonesia juga mempunyai peninggalan budaya yang sangat mengagumkan. Candi-candi seperti candi borobudur, candi prambanan, dan sebagainya, adalah bukti bahwa peradaban di Indonesia sudah maju. Serta merupakan peradaban dengan budaya tingkat tinggi.

Dari segi sejarah pun, Indonesia memiliki sejarah yang sangat luar biasa. Dari masa pra-aksara, Indonesia sangat berperan penting dalam mengungkap sejarah. Buktinya, berbagai fosil dan artefak manusia purba ditemukan di Indonesia. Lalu pada masa kerajaan-kerajaan, sejarah Indonesia juga sangat berperan penting dalam perubahan di Asia. Pada masa lalu, orang-orang Indonesia adalah orang hebat yang menguasai Asia Tenggara. Kekayaannya sangat berlimpah hingga menarik orang-orang dari Eropa.

Negara kita adalah negara yang hebat! Apa itu tidak cukup untuk membuat kita mencintainya?
Hadirin sekalian yang saya hormati.

Kita, sebagai warga yang mencintai negaranya, tentu ingin membuat negara kita dianggap baik oleh negara-negara lainnya. Untuk itu, mencintai negara kita dengan ucapan, tidaklah cukup. Kita harus melakukan tindakan. Tindakan yang positif dan membanggakan, sebagai bukti rasa cinta kita kepada Indonesia.

Oleh karena itu, saya mengajak terutama para remaja, untuk berprestasi di dunia. Ayo kita majukan negara kita!

Hadirin yang saya hormati.

Bagaimanapun, kita harus mengakui bahwa negara kita pernah mengalami keterpurukan. Kita pernah dijajah serta diperas. Rakyat-rakyat kita disiksa, disuruh bekerja hingga meninggal. Itu karena kita pernah tercerai-berai. Tentu kita tidak ingin itu terjadi lagi. Oleh karena itu, marilah kita menjaga persatuan dan kesatuan kita. Janganlah saling bermusuhan. Demi negara kita, karena kita cinta Indonesia.

Merdeka!

Sekian pidato dari saya, apabila ada kesalahan baik dalam kata-kata maupun isi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan terima kasih.


Teks Pidato Remaja Positif


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kita bisa bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat.

Yang saya hormati, dewan juri.
Yang saya hormati, panitia Lomba Bulan Bahasa JAKMEFIGS.
Dan yang saya sayangi, teman-temanku sekalian.

Hadirin yang berbahagia.

Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Remaja Positif. Yang dimaksudkan dengan Remaja Positif, yaitu remaja yang melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Mereka menjauhi hal-hal negatif, bahkan merubah hal-hal negatif itu menjadi positif.

Sering kali kita melihat berbagai macam tindakan remaja yang tidak sesuai dengan hukum, peraturan serta adat istiadat di Indonesia. Tentu ini adalah sesuatu yang tidak kita inginkan. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menjadikan Remaja di Indonesia, menjadi Remaja Positif.

Pertama, kita harus tau penyebab remaja berperilaku tidak baik. Saya merasa ini disebabkan oleh mudahnya suatu informasi didapatkan oleh remaja yang belum bisa memilah mana yang baik dan buruk, dimana pengawasan dari orang yang lebih tua amat kecil. Bahkan hampir tidak terasa.

Lalu, untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus mencari solusi. Dalam hal ini, membatasi informasi bukanlah pilihan yang terbaik. Karena pada faktanya, masyarakat saat ini sangat membutuhkan informasi. Maka, yang perlu dilakukan hanyalah bersikap lebih terbuka kepada lingkungan terdekat. Seseorang bisa menjadi lebih baik atau buruk itu tergantung oleh bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan terdekat, terutama adalah keluarga.

Keluarga merupakan faktor utama dan yang terpenting dalam pembentukan karakter remaja positif. Misalnya saja dengan menceritakan pengalaman pribadi agar anak dapat belajar bagaimana mengambil keputusan yang tepat dalam sebuah peristiwa. Keluarga juga berperan penting dalam pembentukan pola pikir remaja. Apakah remaja itu akan menjadi disiplin atau nakal, itu ada di tangan keluarga.

Selain itu, keluarga juga merupakan pembatas dalam tindakan remaja yang bersifat ‘coba-coba’. Tindakan ‘coba-coba’ ini sebenarnya bertujuan untuk melatih remaja dalam mencari jalan hidup. Tapi ini harus diawasi dan dibatasi, karena akan mempengaruhi  Dalam hal ini keluarga memiliki andil dalam memberikan petunjuk dalam bentuk nasihat agar seorang remaja bisa memilih jalan yang benar.

Dan dari sisi lainnya, pendidikan harus memberikan kesempatan pada remaja untuk mengembangkan diri sesuai dengan bakatnya. Karena bagaimana mereka bisa melakukan hal-hal positif apabila mereka tidak mendapatkan ruang yang mereka butuhkan? Karena maksud dari remaja positif bukan hanya dalam hal pendidikan, melainkan mengenai banyak hal.

Hadirin yang saya hormati.

Dengan terwujudnya remaja positif, negeri ini akan semakin berkembang. Remaja saat ini adalah penerus bangsa untuk kedepannya. Apabila negeri kita memiliki remaja-remaja yang berkualitas, maka negeri kita pun akan berkualitas.

Terakhir, saya ingin mengajak teman-teman. Marilah kita menjadi remaja yang positif, yang berguna bagi negara, nusa dan bangsa!

Sekian pidato dari saya, apabila ada kesalahan baik dalam kata-kata maupun isi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Wassalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan terima kasih.

Ketentuan Lomba Bulan Bahasa


Penilaian Lomba.

§  Pidato:
ü  30% intonasi
ü  30% penampilan
ü  30% kelancaran
ü  10% teks buatan sendiri
§  Cerpen:
ü  100% voting
§  Baca Berita:
ü  40% kelancaran
ü  30% intonasi
ü  30% penampilan

Ketentuan Lomba.

§  Pidato:
1.      Tema Sumpah Pemuda, Remaja Positif
2.   Bila memakai teks buatan sendiri akan mendapat tambahan nilai, tapi apabila tidak, bisa memakai yang disediakan oleh panitia.
§  Cerpen:
1.      Font Arial Ukuran 12
2.      <10.000 kata atau min. 2 lembar
3.      Tidak ada SARA, bahasa sopan dan tidak kasar
4.      Original story
5.      Tema bebas
6.  Naskah dikirim ke apaksara3@gmail.com dengan Subjek: JITCO-Nama-Kelas-Judul dalam bentuk '.doc' 
7.  Terlampir identitas pengirim di dalam naskah
8. Batas pengumpulan tanggal 31 Oktober 2014
§  Baca Berita:
1.      Teks disediakan oleh panitia
2.      Kostum tidak mempengaruhi nilai

Selasa, 21 Oktober 2014

Pemuja Rahasia


Dari kegelapan, aku melihat:
Cahaya terang yang tak menerangi.
Dari kejauhan aku ingin mendekat:
Padanya tapi takut menabrak.

Maka kuterima jarak

juga gelap
juga sedih,
Tapi tidak untuk perpisahan.

Apa tidak sadar?
Kamu itu hebat!
Bisa membunuh tanpa menyentuh,
merusak tanpa bergerak.

Dan...

Ah, aku benci cinta
Karena aku merasa.
Dan bukan cuma aku, pastinya.

Dan aku benci kamu,
segala tentangmu. Tapi
Aku bisa tahan membencimu selamanya,
selama kamu begitu.

Tapi ini rahasia.
Biarlah rahasia.
Rabu, 23 Juli 2014

About My Heart



Cahaya mentari yang mengintip dari garis batas langit di ufuk timur  kembali menemani langkahku. Mentari yang dengan perlahan membiaskan cahaya keemasan pada langit biru nan kelam. Membuatku kembali terdiam di satu titik untuk sekedar menikmati keindahannya. Dulu, ada seseorang yang selalu lebih indah dari mentari pagi. Lebih bersinar diantara yang lainnya. Dan satu-satunya yang ingin dilihat mata ini lebih dari siapapun.
Selasa, 15 Juli 2014

CATATAN STEVEN - Secret of Steven's Puzzle


CATATAN STEVEN

           Hai. Mulai hari ini, akan kuceritakan hidupku. Aku Steven. Anak pertama dari dua bersaudara. Bersekolah di sebuah SMA ternama. Berpacaran dengan orang tercantik di dunia. Sejak aku berusia 12 tahun, aku mengidap penyakit jantung yang menyakitkan. Tapi itu sebelum aku mengenal Keisya. Pacarku. Orang terbaik dan tercantik di dunia.
Sabtu, 14 Juni 2014

Suatu Hal yang Sakral


Langit senja tergoreskan luka
Mengeluarkan simbol kesedihan
Dan juga doa membara
Yang dikabulkan oleh Yang Maha Esa

Sejak saat itu tak kutemui lagi mereka
Namun aku melihat banyak dari mereka
Berdoa kepada Yang Kuasa
"Mengapa?" Kata mereka

Malam itu
Kesedihan dan kebahagiaan seperti adonan
Awalnya tak satu
Tapi dapat membentuk suatu kesatuan

Namun bila dirasa
Mengapa pahit lebih berkuasa?
Kenyataan tak bisa disangka
Karena sebenarnya
Kesepian merajalela
Rabu, 11 Juni 2014

KODE RAHASIA


Yang kau lihat disini bukan yang sebenarnya
Tapi yang sebenarnya memang ada disini
Disembunyikan dengan hati-hati
Sebuah misteri yang asli

Disini,
Dimana saja
Ada kode rahasia dari semua yang ada
Pecahkanlah.
Minggu, 11 Mei 2014

Test


Untuk kau yang tak pernah datang dan tak pernah pergi.
Selamat ulang tahun. Semoga kau dapatkan semua yang kau mau.

Dan untuk kau yang tak pernah datang dan tak pernah pergi.
Terima kasih telah ada. Teruslah berpikir.

Selamat malam. Selamat tinggal.

Senin, 28 April 2014

Kapal Neptunus


Hei para penguasa Lautan biru
Kapal Sang Dewa kini telah berlabuh
Entah berapa lama ia menunggu
Neptunus pun menaklukan waktu

Ombak ganas telah jadi sahabat
Tenggelam pun menjadi ritual
Ia adalah calon penguasa
Ia ditakdirkan berkuasa

Namun, kini ia hanya pasrah
Mendapati diri berlabuh di pulau Merah
Entah Senyum Entah Tangis
Wajah Neptunus memerah



Minggu, 27 April 2014

Serigala



Malam ini, kembali sang Serigala pulang
Terukir goresan panjang luka merah
Matanya berair, kuku nya rusak
Serigala mengaum teraduh

Semua makhluk, hidup dengan cinta
Binatang, Tumbuhan, Manusia
Mereka diciptakan oleh Maha Cinta
Sang Maha Agung pelukis pelangi

Lalu, mengapa kita tak bisa?
Mencoba sedikit lari dari kenyataan
Terbang medarat di hamparan padi
Tertidur dan melupakan duniawi

Aku disini dan selalu disini
Menunggu Sang Serigala pulang
Mengusap semua air matanya
Menahan rasa sakit ini, bersama...
Senin, 14 April 2014

MIRROR


Jika aku disuruh mendiskripsikan seperti apa hubungan kita, aku akan menjawab :

"Ikatan yang kita miliki itu seperti cermin!"

Mengapa? Mengapa harus sebuah cermin?

Cermin bukanlah sebuah benda yang spesial. Ia tidak bersinar terang dan bahkan tidak memiliki keunikan apapun.

Mengapa bukan sebuah permata? Atau perhiasan, atau bahkan emas?

Mengapa harus sebuah cermin?

Cermin yang sangat mudah hancur dan pecah jika terjatuh. Dan sekalinya cermin itu terjatuh, pecahan-pecahannya itu tidak akan bisa diperbaiki dan kembali seperti sedia kala.

Ya. Ia tidak akan bisa kembali menjadi sama sempurnanya cermin yang masih baru. Jika sudah hancur, ia tidak akan berguna lagi.

Lalu mengapa?

Mengapa sebuah cermin?

Itu karena... Jika kita berdiri menghadap cermin itu dan kita mengangkat tangan kanan kita, di cermin itu, tangan kiri kitalah yang akan terangkat.

Tetapi jika kita melihat dengan seksama refleksi yang ada di cermin itu... Kita melihat diri kita sendiri. Tidak ada sedikitpun perbedaannya antara kita dan refleksi di cermin itu. Seluruh bagian dari tubuh kita terpantulkan dengan sempurna di cermin itu.

Ya. Hubungan dan ikatan kita sama seperti sebuah cermin.

Kau dan aku adalah orang yang bertolak belakang namun di saat yang sama kita juga memiliki beberapa kemiripan.

Kau dan aku berbeda, tetapi kita juga sama.

Bagiku, seperti itulah ikatan yang kita miliki.

Bagaimana menurutmu?

Hei, sahabat terbaikku..

GALAU BERKARYA


Some absurd things when ("gua emosi" in english):
Pengalaman baik dan buruk ada pada hampir semua makhluk yang bisa berpikir. Tumbuhan, hewan ataupun manusia. Tapi meski aku selalu berpikir kalau ada orang yang lebih menderita dariku, aku tetap merasa kesal ketika mendapat pengalaman buruk. Dan sebenarnya hukum yang paling berlaku adalah hukum rimba. 
Yang kuat menang, yang lemah kalah. 
Semut, nyamuk, laba-laba, kecoa dan sebagainya, dibunuh karena dianggap mengganggu, padahal mereka hanya menyambung hidup. Lebih parah lagi, hewan tak bersalah dibunuh untuk senang-senang. Padahal semua makhluk hidup itu bernyawa. Pernah membayangkan sedihnya semut ketika temannya dibunuh? Sedihnya ibu kucing ketika anaknya dibuang? Marahnya kelinci ketika tak diberi wortel? Tapi memang sistemnya begitu. Rantai makanan berlaku. Dan
Pengalaman dapat merubah perilaku. Seperti pada kucing. Kucing akan jinak ataupun liar tergantung dari pengalaman. Yang biasa ditendang, ditendang lagi, lalu disiram air panas, dan dilempar batu tentu akan menjadi ganas. Yang disayang, akan jinak. Manusia pun begitu. Disadari atau tidak, akan berubah berdasarkan setiap detik pengalaman yang dialami. Maka dengan pengalamanku sekarang, aku punya satu pertanyaan: 
"Pengalaman, lu mau ngubah gua jadi apa sih?"
Tapi tidak berhenti sampai sini.
Minggu, 13 April 2014

Unknown


Diatas langit gelap tertutup awan, bintang masih bersinar terang.
Seekor domba yang bertahta pada bulan tiga hingga empat, telah menyebarkan 3 kutukan.
Kutemukan tahun lalu.
Dua lelaki jatuh cinta, dulu ia suka.
Pernah tersesat dalam gua, cinta yang rahasia.
Teriakannya lucu, marah tak tau.
Seekor kucing lucu pun menyerang karena mabuk soda.
Cukup.
Kini setahun telah berlalu sejak tahun-tahun lalu sejak 16 tahun yang lalu.
Tunggulah clamu, seminggu.

Kamis, 10 April 2014

Festival Kutukan


Setelah hiatus selama beberapa minggu dari dunia penciptaan karya sastra (?), akhirnya bagian Festival Kutukan yang terakhir selesai juga. Mungkin kerasa perbedaan gaya ngetiknya. Heuheu.
Kalo mau baca yang sebelumnya klik link disamping: bagian 1   bagian 2
Nah, selamat membaca. -Aries

Minggu, 06 April 2014

Lagi-Lagi


Engkau datang, lagi
Sesuatu yang tak pernah ku pinta
Yang menghadirkan harapan fana
Engkau datang, lagi

Tak pernah pagi secerah ini
Tak pernah malam selarut ini
Aku dimana? Aku dimana?
Engkau, engkau disini. Lagi

Seekor burung berlari
Tanpa daya, tanpa sayap
Mencoba terbang dengan luka
Luka yang melukiskan sebuah nama
Nama, nama itu lagi

Apakah dia menangis?
Ataukah dia tertawa?
Dia sungguh tak perduli
Dia menangis dalam tawa

Engkau datang, lagi
Nama, namamu lagi
Aku tak bisa lari lagi
Biar ku ukir nama itu
Nama yang hanya aku yang tahu
Namamu, Cinta
Rabu, 02 April 2014

WE’RE FRIENDS, RIGHT? [Part I]


Rani
Tak seperti biasanya. Hari ini berbeda sekali dengan hari sebelumnya. Tak ada bulan yang bersinar dan bintang yang berkerlap-kerlip dengan indahnya. Suara jangkrik pun mulai terdengar bersahutan tanpa rima. Sesekali kendaraan bermotor melewati jalan beraspal dengan kecepatan rendah.
Kamis, 20 Maret 2014

DULU


Waktu berjalan mundur.
Kembang api yang hancur bersatu lagi.
Sumbu pun mati.
Yang bersel satu menyatu.
Menyusut, kembali ke masa lalu.
Terkuaklah sejarah di ruang itu.
Dulu, kita ada di sana,
Merasa.
Minggu, 09 Maret 2014

SEBUAH CARA


Apa yang kau harapkan?
Apa ini semua yang membuatmu berharap?
Harapan kosong.

Ingat apa yang kau lakukan?
Ingat yang kita perjuangkan bersama?
Kau melupakannya.

Bagaimana sekarang?
Bagaimana kau akan sadar?
Sepertinya tak ada satu pun kepastian

Mengharapkannya takkan berarti apa-apa
Melupakannya juga takkan merubah segalanya
Mungkin dengan menyadarinya, kau akan paham

Kamis, 06 Maret 2014

“The Power of Love”


            Namaku Hening. Entah apa yang dipikirkan orangtuaku saat memberikan nama itu padaku.Namun, jangan kau bayangkan bila hidupku ini hening seperti namaku. Hidupku penuh dengan warna, karena ada cinta yang selalu menyertaiku. Cinta dari orang-orang disekitarku, dari orangtuaku, dari keluargaku, dan juga dari suamiku. Danar.

Thrt(y)n


1. Eins.
"Dheaaa. Sini cepet aku mau kasih tau sesuatu" teriak Nifah. Belum sempat aku menaruh semua barang-barangku Nifah langsung menarikku. Dengan agak memaksa aku berlari dan masuk ke rumah untuk meletakkan semuanya. Baru beberapa menit Nifah sudah berteriak-teriak lagi. Dengan cepat aku keluar karena juga penasaran dengan apa yang ingin sahabatnya katakan. Dengan cepat Nifah menceritakan semuanya. Sebenarnya aku pun tidak terlalu percaya dengan semuanya. "Ada seorang temanku yang sepertinya menyukaimu. Dia melihatmu bersamaku di foto yang ada di hp-ku" terang Nifah. "Aku tidak percaya denganmu. Kau kan sering menjahiliku. Aku yakin itu salah satu dari keisengan kau saja." jawab Dhea. Tapi raut muka Nifah tidak menunjukkan bahwa dia sedang menjahili orang. Dhea bertanya dalam hati "apa iya? Selama ini kan tidak ada yang menyukaiku dan aku ta suka dengan siapapun".
Rabu, 05 Maret 2014

Festival Kutukan


Bagian ke-2 dari Festival Kutukan selesai! Semoga lebih kerasa horornya. Kritik, pesan, komentar, apa pun itu yang bersifat membangun sangat diperlukan. Jadi, jangan sungkan. Heheh.
Oh iya, karena yang bagian pertama sepertinya sudah tenggelam dan bagian kedua ini di postnya lama, mungkin kalian udah lupa ceritanya gimana. Klik ini untuk baca bagian 1, baca sekilas aja kalau lupa.
Nah, silahkan membaca. -Aries

Mengapa?


Kamu alasan mengapa aku dilahirkan
Kamu alasan mengapa aku ada disampingmu
Kamu alasan mengapa aku tersenyum
Kamu alasan mengapa aku s'lalu bahagia
Kamu alasan mengapa aku tak ingin pergi darimu
Kamu alasan mengapa aku bangkit
Kamu alasan mengapa aku tetap bertahan
Kamu alasan mengapa aku harus lebih kuat
Kamu segalanya bagiku

Tapi….
Mengapa kamu kini menyakitiku?
Mengapa kamu kini tak perdulikanku?
Mengapa kamu kini lari dariku?
Mengapa kamu kini pergi?
Mengapa kamu kini meninggalkanku luka yang amat mendalam?
Mengapa kamu kini seolah tak mengenalku?
Mengapa kamu dulu membuat sejuta kenangan indah dalam hidupku?
Mengapa kamu dulu membuatku seakan menjadi wanita sempurna?
Mengapa semua ini terjadi?

Ah……
Sudahlah aku tak mengerti dengan semua ini!
Senin, 03 Maret 2014

Secret of Steven's Puzzle


Hitam. Semuanya hitam. Tak adakah secercah cahaya putih yang bersinar? Kalaupun ada, Keisya tak bisa merasakannya semenjak kecelakaan itu... kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya. Kalian tahu gelap? Ya, gelap. Itulah yang Keisya rasakan beberapa tahun belakangan ini. Keisya tidak bisa merasakan indahnya dunia. Keisya tidak bisa merasakan akan adanya  cahaya yang datang. Keisya tidak bisa merasakan apa yang kalian semua rasakan. Kalian tahu kenapa? Keisya tidak bisa melihat. Lebih tepatnya, buta.
———

KEMENANGAN KEBAHAGIAAN


Menang Kalah

Aku selalu berusaha juara
Mencapai cita dan mengalahkan dunia
Berpegang teguh pada prinsip
Manusia kalah manusia tamat

Kemudian sesuatu berubah
Aku bertemu manusia-manusia beda
Ini gila atau gila
Aku iri dengan mereka

Hari ini aku sadar
Kekalahan, kemenangan, fana
Kebahagiaan yang sejati
Kebahagiaan impian

KEBAHAGIAAN
Ya kebahagiaan itu yang ku cari
Aku dapat melihatnya jelas
Sobat yang penuh kebahagiaan

Terserah jadi apapun aku
Terserah aku menang atau kalah
Ketika rasa bahagia itu datang
Aku tahu, Aku telah MENANG !!!!



Disetiap perjalanan aku belajar banyak. Belajar bagaimana berjuang, belajar bagaimana merelakan, belajar rasanya sabar, bahkan belajar untuk tetap hidup. Saat itu, aku bisa melihat bagaiamana seseorang bisa tamat begitu saja karena sebuah kekalahan. Mereka yang berjuang untuk orang tua, mempunyai niat baik dan bahkan merelakan sesuatu tetap saja kalah. Aku takut akan kekalahan , aku takut akan akhir, aku takut tak berarti, aku takut semuanya.

HANYA DUSTA


Aku diam.
Hanya diam.
Benar-benar diam.
Lalu kau bilang, aku berjalan.

Aku berjalan.
Hanya berjalan.
Benar-benar berjalan.
Lalu kau bilang, aku berlari.

Aku berlari.
Hanya berlari.
Benar-benar berlari.
Lalu kau bilang, aku diam.

Aku kesal.
Hanya kesal.
Benar benar kesal.
Kau bohong.

Delusi


Alunan sunyi ini yang masih terdengar
Tidak lagi suara bising dan suara alam
Hanya senyap yang masih berkoar-koar
Menyatukan sebuah delusi kelamnya malam

Aku tidak mencoba untuk menahannya
Aku mulai terbiasa dengan semua ini
Aku merasa gila
Tetapi aku masih positif untuk sebuah arti

Derita hidup... apa itu?
Aku bahkan tidak menghiraukannya
Aku pun hanya menganggapnya ilusi semu
Sekuat tenaga aku alihkan menjadi rasa bahagia

Roda kehidupan.. pasti berputar kan?
Untuk apa aku menghiraukannya
Aku hanya perlu bekerja keras, untuk mengejar angan
Sesungguhnya itu lebih baik untuk membuat roda itu bertahan diatas lebih lama..

The New Old Story


          Hey... Gue Sandy
          Saat ini gue akan cerita tentang sepenggal kisah hidup remaja gue ketika gue masih teramat sangat bodoh tentang perasaan gue sendiri.
          Tentang si dia yang selalu gue buat sedih dan kini malahan gue tinggal pergi. Dia Asti, perempuan teristimewa buat gue yang sayangnya terikat sebuah persahabatan yang panjang yang tidak bisa gue pungkiri karna gue takut ada yang tersakiti dari ikatan ini yang sudah gue jalani dengan sangat erat, pasti akan terlepas jika gue berharap lebih sama dia.

Say In Seine


          Aku Maldinia Sonata dengan cerita tentang Daniel Lamercier dan seluruh kebimbanganku di Paris, Perancis.
        Tetesan air mataku tak henti-hentinya mengalir dipipiku, bertolak belakang dengan air di sungai Seine yang tenang dalam diam. Seonggok pertanyaan terus melayangi fikiranku yaitu, kenapa? Banyak hal yang bertaut dalam masalahku dan aku hanya bisa bertanya, kenapa?

Prakata Hati


Curahan hati lewat kata..
Lewat kata dari hatiku..
Tidak ada yang spesial ketika aku jatuh cinta.
Tidak ada yang istimewa dan tak ada yang terwujud
Cuma bersisa luka sayatan mendalam ketika aku dilupakan dan aku melupakan.
Aku tak pernah sekalipun untuk memaksamu menerima perasaanku.. tidak..

Aku tidak pernah memaksa..

Skandal Cinta


            Kita semua tahu, ketika kita berhasil memiliki orang yang kita cintai, kelanjutan hubungan kita tak pernah semulus kalimat ‘hidup bahagia selamanya’ seperti pada dongeng anak-anak. Kita akan benar-benar bahagia bersama cinta bila kita dapat bersyukur atas keberadaan cinta. Dan untuk itu, Maya perlu melewati proses yang menyusahkan. Seperti yang dialaminya waktu itu, yang bermula ketika ia dan Alan pulang makan malam bersama teman-teman mereka.
Sabtu, 01 Maret 2014

KETIKA SEMUA BERGEJOLAK


"Takkan mampu tergoyakan rasa cintaku padamu saat ini. Hanya ini yang mampu ku katakan padamu sayang, dengan bukti cinta yang akan ku buktikan kepadamu." Kutipan itu sangat cocok untuk mengutarakan rasa cinta Yordan kepada sang gadis pujaan hatinya. Melodi namaku.

Rasa tak percaya terasa di hatiku kian menyesakkan batin. Rasa dilema yang begitu tajam menghujam dada terasa sesak. Antara percaya atau tidak dengan apa yang telah terjadi, terdengar dari mulut seorang lelaki pengisi hatiku ini.

Hentikan!


Dunia indah yang kau ciptakan
Dunia milikmu dan aku
Yang terus kau ucapkan
Yang mengalihkan dunia nyataku

Dan kau terus begitu
Hingga aku sadar akan sesuatu
Dunia itu hanya fatamorgana
Yang takkan jadi nyata

Kata-katamu itu,
sesamar kabut dalam pandangan
Sesesak asap dalam nafasku
Tolong hentikan!

Tidakkah kau sadar?
Aku ingin bebas dan keluar!
Dari jerat kepalsuanmu
Dari lingkar hidupmu!

HILANG


Seperti pohon yang diterpa angin.
Seperti suatu malam yang begitu dingin.
Seperti hujan yang datang tanpa ingin.
Seperti orang yang diasingkan sejauh mungkin.

Aku membisu malam itu.
Sesuatu yang tersampaikan padaku.
Begitu tajam menusuk kalbu.
Seakan aku telah kehilangan jiwaku.

Dimana hati ini akan berpijak?
Semua meninggalkan jejak.
Jejak yang tak pernah terhapus.
Kini segalanya pupus.

Harapan tinggal harapan.
Kenangan tetap menjadi kenangan.
Hampa kini kurasakan.
Tanpamu, hilang semua angan.

S-U-T!


AVAFEP
Kemarin, orang kedua yang masuk APA ulang tahun. Dia yang ngajarin kalo kacamata itu ga boleh dilepas (padahal dia pernah minjemin). Inisialnya FEP, tapi jangan dibaca berulang kali (lol). Yaudah semoga dia bahagia sesuai keinginannya.

Jamrud-Selamat Ulang Tahun (lirik cari sendiri)

BTW, Read more lah
Jumat, 28 Februari 2014

Awan


Aku bisa mendengarnya. Mereka jatuh tepat di atas payung merahku. Mereka meluncur di atasnya. Dan ketika mereka jatuh ke bumi, aku juga bisa mendengarnya.
Aku bisa melihatnya. Serbuan air hujan itu, aku melihat mereka dari bawah payung merahku. Mereka, jatuh dengan lembut. Terlalu lembut hingga aku tidak tahu sejak kapan mereka disana. Dan sampai kapan mereka akan disana. Mereka terus menemaniku. Mereka bahkan tidak meninggalkanku sedikitpun. Tidak sepertimu.

Bersama, Menjadi Lebih Kuat


“Huaaa.!!! Mamaaa..” Tangisan Raka terdengar sangat melengking di telinga. Bila kau mendengarnya, kau akan merasa gendang telingamu hampir pecah.
“Hai! Kenapa kamu menangis seperti anak perempuan?” tanya Bayu yang tiba-tiba saja datang dengan menutup kedua telinganya. Dengan .sekejap Raka menghentikan tangisannya. “Kenapa kamu menyebutku seperti anak perempuan?” jawab Raka.

Pengagum Rahasia


Pagi yang cukup cerah untuk Viola. Mentari seakan tersenyum menemani senyum Viola yang mengembang karena bersemangat berangkat sekolah. Ia tidak sabar ingin melihat sang pangeran, anggota tim paduan suara, Damar.
Ya, Damar. Laki-laki tampan yang dua tahun lebih tua darinya itu berhasil membuatnya jatuh cinta seketika saat Viola menonton salah satu kontes menyanyi, beberapa bulan yang lalu. Laki-laki yang membutnya bertekad untuk bisa satu sekolah dengannya setelah lulus SMP.

Tebak Aku Ini Apa




Dunia ini tampak begitu luas bagiku. Banyak tempat-tempat yang ingin ku kunjungi. Terutama tempat yang luas dan ada banyak benda-benda untuk ku panjati dan aku lompati. Tadi pagi aku pergi ke rumah yang ada pohon besar-besarnya. Aku suka pohon. Saat itu aku berusaha sekuat tenaga ku untuk memanjatnya tapi aku gak bisa. Memanjat pohon itu sangat sulit tapi aku suka. Berada diatas yang lain itu sungguh menyenangkan. Bagaikan penguasa daerah.

Rabu, 26 Februari 2014

Bertahan Atau Melepaskan?


                Ketika melihat senyumannya, bumi ini seakan menjadi semakin cerah. Ada rasa yang entah bagaimana yang dapat membuat hati bergetar. Selalu berpikir tentangnya. Teringat tentangnya. Ketika melihat kesedihan yang terpancar dari matanya, hati ini seolah-olah ikut teriris. Dan dari lubuk hati yang paling dalam ada rasa ingin membuatnya bahagia. Pernahkah kau merasakan itu? Cinta. Ya, itulah cinta.

               

NYATA?


Nyata?
Fana.
Sementara.
Fakta.

Masih ingatkah kau pada gelap
pada malam semanis kecap?
Tatkala bintang gemerelap,
kau mengatakannya, gagap.

Para pencuri hati berhati.
Hati-hati tak punya hati.
Hati-hati yang dicuri,
kembali.

Sekejap lampu menyala.
Kau lihat dapur, bala.
Diacak-acak mencari warna.
Kini tiada.

Pulang dalam raut kusut,
tuan puteri pun mengamuk.
"Tolong..." katanya.
"Aku takut..."


PENELITIAN (EGOIS) TENTANG CINTA


Cinta.
Apa itu cinta?
Ya. Cinta itu apa.

                Cinta. Masalah klasik yang sudah diperdebatkan sejak zaman dulu. Para pujangga sudah membuat banyak mahakarya tentang cinta. Dan aku, sudah memikirkan tentang cinta sejak aku kelas 6 SD. Aku telah mencari data, membuat teori dan melakukannya dalam eksperimen. Maka kali ini akan kubuat sesuatu tentang cinta.

SEBUAH NAMA


"Apa?"
"Iya."
"Apa?"
Mengangguk.
Pergi.
Tertawa.
Selasa, 25 Februari 2014

Festival Kutukan


-Bagian 1-


Asrama Purin, sekolah yang dijadikan tempat belajarnya Sally saat ini sedang disibukan dengan aktifitas festival tahunan sekolah tersebut. Saat diberi informasi oleh guru tadi pagi, anak-anak langsung bersorak gembira. Karena mulai minggu ini mereka tidak akan belajar melainkan sibuk mempersiapkan festival, dan persiapan ini berlangsung hingga 2 minggu.

Semua kelas sudah siap meluncurkan strategi agar kelas mereka menjadi kelas terbaik dan terfavorit tahun ini, begitu pula dengan kelas 2-D, kelasnya Sally. Ia mengusulkan agar kelasnya membuat rumah hantu, teman sekelasnya ada yang mengusulkan kedai, dan ada lagi yang mengusulkan untuk membuat pertunjukan, namun yang terpilih adalah usul dari Sally.

ANAK BARU


Terlahir kembali.
Anak-anak bungsu?
Sementara.
Kakak, Adek, Bapak, Ibu, semua baru.

Reset. Mengulang beberapa.
Tak bisa gerak, tak bisa bilang.
Tak bisa jalan. Tak bisa makan.
Mereka perlu bantuan, mereka diberikan.
Terima kasih, nona dan tuan.


Mereka bernyanyi walau berlari.
Berjuang, capai, menang.
Menjadi makhluk yang utuh, patuh.
Pada apa? Kita tau.

Dan mereka tau, hidup itu susah.
Makan bukan hanya mengunyah.
Ada amarah, banyak gelisah.
Namun tiada serah menyerah.

Dan semua sama.
Hanya: "ANAK BARU"

Depok, Januari 2014
Senin, 24 Februari 2014

INGAT?


Cinta Bulan Samara. Apa kau membaca ini? Ambil posisi senyaman mungkin. Aku akan membacakan cerita yang akan membuatmu terkejut. Apabila kepalamu mulai sakit, berhentilah, dan coba lagi nanti.

Di bawah pohon mangga kita pernah bicara. Masih ingat awal pertemuan kita? Aku tak akan melupakannya.

Cerpen si Fikri - Alone Liliffe


PARA PELINDUNG BUMI

Keris, seorang siswa SMAN 3 Depok adalah seorang penyendiri yang tertarik pada hal-hal yang abnormal. Dia sering pergi ke tempat-tempat yang tidak biasa dikunjungi untuk mencari apakah ada hal-hal yang tidak biasa. Lalu suatu hari, ketika ia sedang berjalan-jalan di GDC, ia masuk ke suatu tanah kosong dan menemukan sebuah kain di suatu tempat yang tersembunyi. Di dalam kain itu terdapat sebuah kertas tua yang membungkus sebuah batu. Di kertas itu terdapat tulisan Bahasa Indonesia tempo dulu dan gambar-gambar.

Alone Liliffe 1 - Intro


“ ‘Di suatu pagi yang cerah, ada sekelompok anak SMA yang sedang bersekolah. Mereka adalah Anak-anak Penggila Aksara, ekskul Bahasa Indonesia. Karena kakak kelas mereka akan di Try-Out, mereka pun diberikan waktu liburan selama tiga hari. Untuk mengisi liburan tersebut, mereka berdiskusi dan memutuskan untuk pergi ke Dunia Fantasi ANCOL dan menggunakan kartu diskon milik Wadi, ketua ekskul tersebut.’ Gimana?” Kata Alan, si jangkis yang selalu ceria.

Puisi


Taufik Ismail
Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.
Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.

Hubungi kami :

Twitter : @APAksara

Email : apaksara3@gmail.com

HP : 085773226995

Instagram: kapas3.aksara

Twitter

Translator

Rahasia Terbongkar